JAKARTA - Pengakuan internasional terhadap kontribusi Indonesia di bidang ketenagakerjaan dan keinsinyuran kembali tercatat.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menerima gelar AFEO Honorary Fellow dari ASEAN Federation of Engineering Organisations (AFEO), sebuah penghargaan prestisius yang diberikan kepada tokoh-tokoh yang dinilai berperan penting dalam memajukan ekosistem keinsinyuran dan profesionalisme di kawasan Asia Tenggara. Penghargaan ini tidak hanya mencerminkan kiprah personal, tetapi juga menandai penguatan sinergi antara kebijakan ketenagakerjaan nasional dan pengembangan sumber daya manusia berbasis kompetensi.
Dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, Afriansyah Noor menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut menjadi pemicu untuk melanjutkan kolaborasi lintas sektor demi menghasilkan langkah-langkah strategis yang berdampak nyata.
Baca JugaDKI Jakarta Resmi Tambah 32 Bus Sekolah Gratis Ramah Disabilitas untuk Siswa Berkebutuhan Khusus
“Saya berterima kasih kepada PII (Persatuan Insinyur Indonesia) atas kepercayaan ini. Ke depan, kerja sama ini akan kami lanjutkan untuk menghasilkan langkah-langkah yang memberi manfaat,” kata Wamenaker Afriansyah Noor.
Penghargaan AFEO dan Makna Strategisnya
Gelar AFEO Honorary Fellow merupakan bentuk apresiasi AFEO kepada individu yang dinilai memiliki kontribusi signifikan dalam mendorong kemajuan keinsinyuran di tingkat regional. Penghargaan ini diberikan bukan semata atas jabatan, melainkan atas dedikasi dan peran strategis dalam memperkuat profesionalisme, peningkatan mutu kompetensi, serta pengakuan keahlian lintas negara di Asia Tenggara.
Dalam konteks Afriansyah Noor, AFEO menilai kebijakan dan langkah-langkah yang ia dorong selama menjabat sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan telah memberikan dampak positif terhadap pengembangan tenaga kerja nasional. Upaya tersebut mencakup penguatan standar kompetensi, sistem sertifikasi, serta kebijakan pengakuan keterampilan yang selaras dengan kebutuhan industri dan dinamika regional.
Kontribusi Kebijakan Ketenagakerjaan dan Keinsinyuran
Penghargaan AFEO diberikan atas dedikasi Afriansyah Noor dalam memperkuat kebijakan nasional terkait pengembangan tenaga kerja. Berbagai inisiatif yang dijalankan dinilai berhasil menciptakan keselarasan yang lebih erat antara dunia pendidikan, lembaga pelatihan, kebutuhan industri, serta sistem sertifikasi nasional.
Keselarasan tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun tenaga kerja profesional yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki daya saing di tingkat regional dan global. Dalam ekosistem keinsinyuran, standar kompetensi yang jelas dan diakui bersama menjadi kunci mobilitas tenaga profesional antarnegara ASEAN.
Selain itu, Afriansyah Noor juga dinilai konsisten dalam mempromosikan prinsip profesionalisme, jaminan mutu, serta pengawasan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Prinsip-prinsip ini dianggap sejalan dengan misi AFEO dalam memastikan praktik keinsinyuran yang aman, berkualitas, dan beretika.
Dedikasi tersebut menjadi landasan penting bagi terciptanya pengakuan bersama atas kompetensi dan nilai-nilai profesional yang selaras dengan tujuan AFEO.
Apresiasi dari Menaker dan Penguatan Tata Kelola
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menilai penganugerahan gelar AFEO Honorary Fellow kepada Afriansyah Noor merupakan bentuk apresiasi yang tepat. Menurutnya, Afriansyah memiliki peran penting dalam memperkuat tata kelola perencanaan institusi berbasis teknokrasi di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.
Menaker juga menekankan bahwa kolaborasi antara Kemnaker dan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) menjadi titik temu strategis dalam memastikan sertifikasi kompetensi semakin kredibel. Sertifikasi tersebut diharapkan dapat menjadi standar acuan kualitas tenaga kerja profesional yang memiliki daya saing global.
Pandangan serupa disampaikan Ketua Umum PII, Ilham Akbar Habibie. Ia menilai kontribusi Afriansyah Noor sejalan dengan misi AFEO dalam mendorong pengakuan kompetensi serta peningkatan kualitas profesionalisme di kawasan Asia Tenggara.
“Dedikasi ini menjadi landasan bagi pengakuan bersama atas kompetensi dan nilai-nilai yang sepenuhnya selaras dengan misi dan tujuan AFEO,” ujar Ilham Akbar Habibie.
Sinergi Keinsinyuran dan Agenda Ketenagakerjaan Nasional
Penghargaan ini juga mendapat perhatian dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Ia menilai penganugerahan gelar AFEO Honorary Fellow tidak hanya menjadi pengakuan atas peran Afriansyah Noor di dunia keinsinyuran, tetapi juga memperkuat sinergi antara agenda keinsinyuran dan sektor ketenagakerjaan nasional.
Menurut AHY, penghargaan tersebut merepresentasikan hubungan strategis antara PII dan Kementerian Ketenagakerjaan dalam kerja sama yang lebih luas dan berkelanjutan.
“Pemberian penghargaan ini bukan hanya pengakuan terhadap karya dan peran Wamenaker Afriansyah Noor dalam dunia keinsinyuran, tetapi juga merepresentasikan hubungan strategis antara PII dan Kemnaker,” kata dia.
Sinergi tersebut dinilai penting dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional, khususnya dalam penyediaan sumber daya manusia unggul di bidang infrastruktur, industri, dan teknologi. Dengan keterpaduan kebijakan ketenagakerjaan dan pengembangan keinsinyuran, Indonesia diharapkan mampu memperkuat posisi tenaga kerjanya di tingkat regional ASEAN.
Penganugerahan gelar AFEO Honorary Fellow kepada Wamenaker Afriansyah Noor menjadi simbol pengakuan internasional atas kontribusi Indonesia dalam membangun ekosistem tenaga kerja dan keinsinyuran yang profesional, kompeten, dan berdaya saing. Lebih dari sekadar penghargaan personal, capaian ini mencerminkan arah kebijakan nasional yang terus mendorong kolaborasi lintas sektor demi kemajuan pembangunan manusia dan profesionalisme di kawasan Asia Tenggara.
Mazroh Atul Jannah
idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Saham Emiten Emas Menguat Seiring Lonjakan Harga Emas Dunia Mendekati Rekor
- Rabu, 21 Januari 2026
Rekomendasi Bebek Lezat dan Terjangkau di Kuningan, Favorit Pelajar dan Mahasiswa
- Rabu, 21 Januari 2026
Kopi Lemon untuk Diet: Benarkah Efektif Membantu Menurunkan Berat Badan?
- Rabu, 21 Januari 2026
Kinerja Pariwisata Nasional 2025 Lampaui Target, Kunjungan Wisman dan Devisa Menguat
- Rabu, 21 Januari 2026
Berita Lainnya
Pemerataan Pendidikan, Tiga Sekolah Rakyat di Wilayah 3T Kepri Beroperasi
- Rabu, 21 Januari 2026
Perayaan Imlek Jakarta 2026 Libatkan Masyarakat Lewat Sayembara Konsep Kreatif
- Rabu, 21 Januari 2026
Menko PM Nilai Pesantren Inovatif, Namun Butuh Penguatan Transformasi Berkelanjutan
- Rabu, 21 Januari 2026
DKI Jakarta Perluas Program Sekolah Swasta Gratis, Kini Menjangkau 100 Sekolah
- Rabu, 21 Januari 2026
Kinerja Pariwisata Nasional 2025 Lampaui Target, Kunjungan Wisman dan Devisa Menguat
- Rabu, 21 Januari 2026





.jpg)






