Bangunan Baru Rampung? Begini Cara Resmi dan Praktis Menyambung Listrik
- Rabu, 21 Januari 2026
Jakarta, 21 Januari 2026 - Penyambungan listrik menentukan kapan bangunan baru bisa segera digunakan. Tanpa tahap ini, fungsi bangunan tertahan meski secara fisik sudah siap, baik untuk hunian, tempat usaha, maupun fasilitas umum.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, masyarakat dapat mengajukan penyambungan baru listrik melalui aplikasi PLN Mobile sebagai kanal resmi layanan kelistrikan. Pengajuan dilakukan secara digital sehingga pelanggan tidak perlu repot menelepon atau bahkan datang ke kantor layanan.
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN (Persero), Gregorius Adi Trianto menjelaskan bahwa PLN Mobile dirancang untuk memudahkan pelanggan mengakses segala layanan kelistrikan, termasuk penyambungan listrik untuk bangunan baru secara praktis dan mudah.
Baca JugaCimory Dirikan Anak Usaha Baru, Perkuat Strategi Ekspansi dan Pertumbuhan Bisnis Jangka Panjang
“Penyambungan baru listrik merupakan tahapan penting setelah bangunan selesai secara fisik. Melalui PLN Mobile, masyarakat dapat mengajukan permohonan penyambungan listrik secara resmi dengan alur yang praktis dan dapat dipantau,” ujar Gregorius.
Aplikasi PLN Mobile mengintegrasikan seluruh kebutuhan layanan kelistrikan dalam satu genggaman. Mulai dari pengisian data, verifikasi, hingga pembayaran dilakukan secara digital sehingga proses menjadi lebih ringkas dan mudah diikuti.
Untuk menyambung listrik pada bangunan baru atau pasang baru melalui PLN Mobile, pelanggan dapat mengikuti langkah-langkah berikut:
1. Unduh aplikasi PLN Mobile melalui Play Store atau App Store.
2. Buka aplikasi dan login menggunakan nomor ponsel, atau lakukan pendaftaran akun jika belum terdaftar.
3. Pilih menu Pasang Baru Satu Pintu.
4. Ketuk opsi Buat Permohonan.
5. Isi alamat lengkap sebagai lokasi pemasangan listrik.
6. Tentukan detail layanan yang meliputi daya listrik yang dibutuhkan serta jenis layanan Pascabayar atau Prabayar. Untuk layanan Prabayar, pelanggan dapat memilih kebutuhan koneksi dan nominal token.
7. Lengkapi data Sertifikat Laik Operasi (SLO) sebagai bukti instalasi memenuhi standar kelistrikan. Jika SLO belum tersedia, pelanggan dapat melengkapi data pemeriksaan instalasi, Nomor Identitas Instalasi (NIDI), serta memilih Lembaga Inspeksi Teknik.
8. Apabila instalasi belum terpasang atau belum memiliki NIDI, pelanggan dapat memilih instalatir resmi yang terdaftar di Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan sesuai wilayah.
9. Setelah permohonan diverifikasi sistem, pelanggan dapat melanjutkan ke tahap pembayaran melalui aplikasi.
Selama proses berlangsung, pelanggan dapat memantau status dan perkembangan permohonan melalui menu Daftar Riwayat pada halaman Profil PLN Mobile.
“Kami berharap layanan ini membantu masyarakat menyiapkan kebutuhan listrik pada bangunan baru agar dapat segera digunakan sesuai peruntukannya. Dengan mengajukan penyambungan listrik melalui kanal resmi PLN Mobile, pelanggan juga terhindar dari risiko informasi yang tidak akurat, biaya di luar ketentuan, maupun praktik perantara yang berpotensi merugikan,” tutup Gregorius.
Redaksi
idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Saham Emiten Emas Menguat Seiring Lonjakan Harga Emas Dunia Mendekati Rekor
- Rabu, 21 Januari 2026
Rekomendasi Bebek Lezat dan Terjangkau di Kuningan, Favorit Pelajar dan Mahasiswa
- Rabu, 21 Januari 2026
Kopi Lemon untuk Diet: Benarkah Efektif Membantu Menurunkan Berat Badan?
- Rabu, 21 Januari 2026
Kinerja Pariwisata Nasional 2025 Lampaui Target, Kunjungan Wisman dan Devisa Menguat
- Rabu, 21 Januari 2026
Berita Lainnya
Humpuss Maritim Internasional (HUMI) Kantongi Laba US$ 7,64 Juta di Kuartal III-2025
- Minggu, 02 November 2025
ShopeePay Gandeng RRQ sebagai Sponsor, Perkuat Ekosistem Esports Nasional 2026
- Rabu, 21 Januari 2026
Kinerja Avia Avian 2026 Diproyeksi Menguat, Laba Bersih Tembus Rp1,79 Triliun
- Rabu, 21 Januari 2026





.jpg)



.jpg)


