Jumat, 22 Mei 2026

Perkuat Literasi Energi, Hamas School Kolaborasi dengan Telkom Univ

Perkuat Literasi Energi, Hamas School Kolaborasi dengan Telkom Univ
Siswa Hamas School tampak antusias mengikuti pelatihan energi terbarukan bersama tim Telkom University Kampus Surabaya di Science Center Hamas School. (Sumber Foto: tagar.co)

SURABAYA - Ruang Science Center SMP Muhammadiyah 13 (Hamas School) Surabaya diramaikan oleh guru serta siswa pada Rabu (20/5/2026). Laboratorium yang biasanya difungsikan untuk praktikum harian tersebut disulap menjadi area pelatihan energi terbarukan lengkap dengan perangkat panel surya serta instalasi kelistrikan.

Fasilitas itu disiapkan sebagai bagian dari sinergi antara Hamas School dan Telkom University Kampus Surabaya melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Mengangkat tema pelatihan dan penerapan sistem pembangkit tenaga surya, kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta.

Di dalam Science Center, para siswa tidak hanya menyimak presentasi materi. Mereka dilibatkan langsung dengan teknologi tersebut, mulai dari merakit, menguji sistem pembangkit, hingga mengamati proses konversi energi matahari menjadi daya listrik siap pakai. 

Baca Juga

Rayakan HUT ke-27, METI Pacu Energi Terbarukan Jadi Prioritas

Diskusi mengenai pemanfaatan energi ramah lingkungan juga berlangsung di antara para siswa. Pendekatan hands-on learning (belajar berbasis praktik langsung) ini disusun agar materi sains mengenai energi terbarukan lebih mudah dipahami serta menarik bagi siswa.

“Science Center bukan hanya ruang pajangan alat, tetapi tempat siswa belajar, mencoba, dan berinovasi secara langsung. Kami ingin menghadirkan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan menyenangkan,” tutur Nurul Wakhidatul Ummah, Kepala Hamas School.

Fasilitas laboratorium milik Hamas School ini mendapatkan atensi dari tim akademisi Telkom University Kampus Surabaya. Tim dosen yang terdiri dari Dr. Chaironi Latif, Dr. Isa Hafidz, dan Hendy Briantoro memberikan apresiasi terhadap kesiapan infrastruktur sekolah tersebut. 

Menurut mereka, keberadaan Science Center merupakan aset berharga yang jarang dimiliki sekolah tingkat SMP. Fasilitas ini dinilai mampu menjembatani teori dalam buku teks dengan realitas teknologi yang diterapkan di dunia industri.

Melalui sinergi antara Hamas School dan Telkom University, kegiatan PkM ini diproyeksikan sebagai langkah awal dalam menanamkan kesadaran lingkungan (green awareness) kepada generasi muda sejak dini. 

Dengan mengamati serta mempraktikkannya secara langsung, para siswa diharapkan dapat memahami tantangan energi masa depan sekaligus termotivasi untuk ikut mengembangkan solusi energi bersih di Indonesia.

Ferdi Tri Nor Cahyo

Ferdi Tri Nor Cahyo

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Gagasan Bensin Sawit Prabowo, IESR: Berisiko Ganggu Ketahanan Pangan

Gagasan Bensin Sawit Prabowo, IESR: Berisiko Ganggu Ketahanan Pangan

Bantu Pertanian, Desa Krandegan Gunakan Pompa Irigasi Tenaga Surya

Bantu Pertanian, Desa Krandegan Gunakan Pompa Irigasi Tenaga Surya

Ditjen EBTKE Kaji Spesifikasi BBM Sampah untuk Dikomersialkan

Ditjen EBTKE Kaji Spesifikasi BBM Sampah untuk Dikomersialkan

Tinjau PLTP Kamojang, Bupati Garut Pacu Pemanfaatan Energi Hijau

Tinjau PLTP Kamojang, Bupati Garut Pacu Pemanfaatan Energi Hijau

Dunia Penuh PLTU di 2025, Namun Penggunaan Batu Bara Kian Menurun

Dunia Penuh PLTU di 2025, Namun Penggunaan Batu Bara Kian Menurun