Sabtu, 16 Mei 2026

Sistem Penyimpanan Energi Baru Dorong Tambang Rendah Karbon RI

Sistem Penyimpanan Energi Baru Dorong Tambang Rendah Karbon RI
Ilustrasi Pertambangan. (Sumber Foto: NET)

JAKARTA - Melalui pergelaran Indonesia International Coal & Energy Exhibition 2026, DOGO Power mengangkat tema “Lighting Up the World with Economical, Reliable, and Stable Green Power”. 

DOGO Power menghadirkan solusi integratif berbentuk sistem penyimpanan energi grid-forming serta microgrid bagi pertambangan hijau demi menjawab tantangan krusial transisi energi pada sektor pertambangan Asia Tenggara, termasuk di Indonesia.

Berdasarkan data dari Global Energy Monitor, aktivitas tambang batu bara di Indonesia memproduksi kisaran 58 juta ton CO2e emisi metana setiap tahunnya. 

Baca Juga

PLN IP Jajaki Proyek PLTS Raksasa di Bangladesh untuk Ekspansi Global

Melalui angka tersebut, Indonesia memosisikan diri sebagai salah satu produsen emisi metana tambang terbesar di kancah global. Keadaan ini ikut memicu keperluan industri terhadap alternatif energi yang lebih ramah karbon dan berdaya guna.

Baca Juga MSCI Pangkas Emiten Tambang dan Energi RI, Sentimen Hilirisasi Jadi Tantangan IHSG Ditutup Turun ke Level 6.905 meski Royalti Tambang Ditunda Pangkas Emisi, Industri Tambang Genjot Dekarbonisasi

“DOGO Power menawarkan layanan energi hijau sepanjang siklus operasional bagi perusahaan tambang lokal, serta mendukung transformasi industri pertambangan Indonesia menuju kegiatan operasional yang rendah karbon dan lebih efisien,” ujar perwakilan DOGO Power, Pan Pamela, dalam siaran persnya, Jumat (15/5/2026).

Pada pusaran arus transisi energi global, sektor pertambangan konvensional bergerak kian cepat untuk beralih ke model bisnis yang berkelanjutan. 

Sebagai kekuatan ekonomi terbesar di Asia Tenggara sekaligus salah satu poros pertambangan dunia, korporasi tambang yang menjalankan usaha di Indonesia dihadapkan pada dua tantangan besar, yaitu mengamankan ketersediaan pasokan energi sekaligus mengeksekusi transformasi hijau.

Lewat pemanfaatan teknologi “4S Grid-Forming” yang diciptakan secara mandiri, DOGO Power mengintegrasikan empat sistem pokok, yaitu manajemen energi, manajemen daya, konversi penyimpanan energi, serta manajemen baterai. 

Melalui arsitektur yang padu serta sinergi cerdas antarsistem, DOGO Power membentuk ekosistem energi yang terlindungi, efisien, dan terkoneksi untuk menunjang kegiatan pertambangan.

Ferdi Tri Nor Cahyo

Ferdi Tri Nor Cahyo

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

PLN, MRT, dan Transjakarta Kampanyekan Transportasi Publik Listrik

PLN, MRT, dan Transjakarta Kampanyekan Transportasi Publik Listrik

BI Rilis Kalkulator Hijau Versi 2 untuk Ukur Emisi Karbon Bank

BI Rilis Kalkulator Hijau Versi 2 untuk Ukur Emisi Karbon Bank

Permenhut Dagang Karbon Dinilai Tak Jamin Hak Masyarakat Lokal

Permenhut Dagang Karbon Dinilai Tak Jamin Hak Masyarakat Lokal

Kesadaran Gen Z Terhadap Isu Energi Terbarukan Terus Meningkat

Kesadaran Gen Z Terhadap Isu Energi Terbarukan Terus Meningkat

DPRD Jateng dan Australia Bahas Peluang Kemitraan Strategis Lintas Sektor

DPRD Jateng dan Australia Bahas Peluang Kemitraan Strategis Lintas Sektor