Kesadaran Gen Z Terhadap Isu Energi Terbarukan Terus Meningkat
- Jumat, 15 Mei 2026
ATAMBUA – Kalangan generasi muda dinilai memiliki kepedulian yang semakin tinggi terhadap isu energi terbarukan serta kelestarian lingkungan hidup. Munculnya kesadaran ini dilatarbelakangi oleh dampak perubahan iklim yang semakin nyata dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut dikemukakan oleh Stefania Supardji, lulusan terbaik Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, dalam sesi wawancara bersama Pro 2 RRI Atambua.
Ia beropini bahwa persoalan mengenai energi terbarukan kini telah berubah menjadi fokus utama bagi kaum muda.
Baca JugaDPRD Jateng dan Australia Bahas Peluang Kemitraan Strategis Lintas Sektor
“Dulu mungkin terasa jauh tapi sekarang dampaknya mulai terasa,” ujarnya pada Senin, 4 Mei 2026. Ia pun memberikan gambaran terkait kondisi cuaca yang akhir-akhir ini semakin sulit untuk diprediksi.
Stefania menilai Generasi Z (Gen Z) mempunyai tingkat kesadaran yang lebih mendalam lantaran isu lingkungan berkaitan erat dengan masa depan mereka. Oleh karena itu, diskusi mengenai energi terbarukan bukan lagi sekadar bahasan yang bersifat umum.
Ia juga meyakini bahwa aksi kecil yang dijalankan secara konsisten dalam aktivitas harian dapat memberikan perubahan besar. Contoh konkretnya yakni dengan melakukan penghematan penggunaan listrik di rumah masing-masing.
“Mematikan alat elektronik saat tidak dipakai adalah kebiasaan sederhana yang penting,” katanya. Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Stefania menegaskan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari gaya hidup sederhana setiap hari. Baginya, rasa kepedulian terhadap lingkungan harus lahir dari kesadaran setiap individu.
Ferdi Tri Nor Cahyo
idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026
Menekraf Sebut Aset Kripto Perkuat Komersialisasi Kekayaan Intelektual Ekraf
- Jumat, 10 April 2026












