Jumat, 16 Januari 2026

Denda Keterlambatan Pajak Ranmor Dihapuskan hingga 5 April

Denda Keterlambatan Pajak Ranmor Dihapuskan hingga 5 April

“Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor. Dengan memberikan kemudahan bagi wajib pajak, pemerintah optimistis tingkat pembayaran pajak kendaraan akan meningkat secara signifikan dalam periode program ini berlangsung,” harapnya.

Karena itu, pihaknya mengajak seluruh masyarakat Riau yang memiliki tunggakan pajak kendaraan untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Karena kebijakan ini tidak setiap saat akan dibuat.

 

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat Riau untuk memanfaatkan fasilitas pembayaran pajak kendaraan yang ada, seperti Samsat Drive Thru, Samsat Keliling, Samsat Tanjak dan aplikasi Samsat Digital Nasional. Hal tersebut untuk menghindari terjadinya antrean panjang di kantor-kantor Samsat konvensional, yang disebabkan oleh  tingginya tingkat kunjungan masyarakat.

“Petugas kami memang sudah siap untuk melayani namun demikian, kami tetap menyarankan agar masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas pembayaran lainnya yang sudah kami siapkan,” 
 

Herman

Herman

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

BGN Ajak Dunia Usaha Jaga Pasokan Bahan Baku Program MBG

BGN Ajak Dunia Usaha Jaga Pasokan Bahan Baku Program MBG

Menag Dorong Peran Strategis BP4 Kepri Cegah Lonjakan Perceraian Daerah

Menag Dorong Peran Strategis BP4 Kepri Cegah Lonjakan Perceraian Daerah

Kemenhaj Perketat Sistem Kesehatan Haji dengan Penguncian Data Digital

Kemenhaj Perketat Sistem Kesehatan Haji dengan Penguncian Data Digital

Mendagri Fokuskan Strategi Pemulihan Terukur Pascabencana Sumatera Barat Berkelanjutan

Mendagri Fokuskan Strategi Pemulihan Terukur Pascabencana Sumatera Barat Berkelanjutan

Gibran Optimistis Pariwisata Bisa Menjadi Penggerak Perekonomian Nasional

Gibran Optimistis Pariwisata Bisa Menjadi Penggerak Perekonomian Nasional