Rabu, 20 Mei 2026

NTB Jadi Penyelenggara Forum Internasional Kerja Sama Energi Terbarukan

NTB Jadi Penyelenggara Forum Internasional Kerja Sama Energi Terbarukan
NTB Jadi Penyelenggara Forum Internasional. (Sumber Foto: NET)

MATARAM - Nusa Tenggara Barat (NTB) terpilih sebagai tuan rumah dalam forum kerja sama energi terbarukan tingkat internasional yang diikuti oleh delegasi dari berbagai negara seperti Indonesia, Madagaskar, Nepal, Kenya, dan Jerman di Mataram. 

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi NTB berupaya mendorong peningkatan kolaborasi internasional terkait pengembangan energi terbarukan.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik NTB, Ahsanul Khalik, menyatakan bahwa NTB merasa terhormat terpilih sebagai tempat diselenggarakannya forum internasional tersebut.

Baca Juga

DBH Migas Turun Drastis, Pembangunan Infrastruktur Tanjabtim Melambat

“Atas nama Pemerintah Provinsi NTB dan seluruh masyarakat NTB, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh delegasi di Pulau Lombok, daerah yang terus tumbuh menjadi wilayah yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Khalik, Selasa, 19 Mei 2026.

Forum tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Luar Negeri, Bappenas, Pemerintah Republik Federal Jerman, pihak GIZ, kalangan akademisi, serta para pelaku industri energi terbarukan. 

Melalui sambutan Gubernur NTB yang dibacakan oleh Ahsanul Khalik, pemerintah daerah memandang transisi menuju energi bersih sudah bukan sekadar agenda lingkungan saja, melainkan kebutuhan global di tengah tantangan perubahan iklim, ketahanan energi, dan ketidakpastian ekonomi dunia.

Namun, ia menegaskan bahwa proses transisi energi harus dilakukan dengan cara yang adil dan inklusif. 

Menurutnya, pembangunan energi bersih tidak boleh hanya menitikberatkan pada aspek teknologi dan investasi, tetapi juga wajib memastikan bahwa masyarakat kecil serta wilayah terpencil mendapatkan akses energi yang layak.

“Transisi energi bukan lagi sekadar pilihan, tetapi kebutuhan bersama. Namun prosesnya harus dijalankan secara adil dan inklusif agar tidak meninggalkan masyarakat kecil maupun kawasan terpencil,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa NTB memiliki potensi energi baru terbarukan yang sangat besar, mencakup energi surya, panas bumi, bioenergi, mikrohidro, hingga energi kelautan. 

Tingginya intensitas paparan sinar matahari sepanjang tahun dinilai sebagai modal utama bagi NTB untuk berkembang menjadi pusat energi surya nasional. 

Selain itu, karakter geografis NTB yang terdiri dari wilayah kepulauan dan kawasan terpencil dianggap sesuai untuk pengembangan energi berbasis komunitas, termasuk renewable energy minigrids untuk memperluas jangkauan listrik masyarakat.

Khalik menyebutkan bahwa energi bukan hanya perihal infrastruktur dan pasokan listrik, tetapi juga menyangkut kualitas hidup masyarakat, layanan kesehatan, pendidikan, hingga kesempatan ekonomi. 

Menurutnya, forum internasional ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat solidaritas antarnegara berkembang dalam menghadapi tantangan geopolitik global, perubahan iklim, serta krisis energi.

“Tidak ada satu negara pun yang mampu menghadapi tantangan perubahan iklim dan transisi energi sendirian. Dibutuhkan kemitraan global yang dibangun atas dasar kolaborasi dan saling menguatkan,” katanya.

Pemerintah Provinsi NTB juga menyampaikan kesiapannya untuk memperluas kerja sama internasional di bidang investasi hijau, energi terbarukan, pemberdayaan masyarakat berbasis energi bersih, hingga teknologi ramah lingkungan.

“NTB ingin menjadi bagian penting dalam peta pengembangan energi bersih kawasan Asia dan negara berkembang,” ujarnya.

Ferdi Tri Nor Cahyo

Ferdi Tri Nor Cahyo

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

BPH Migas: Stok BBM Nasional Sangat Aman hingga Pertengahan Mei 2026

BPH Migas: Stok BBM Nasional Sangat Aman hingga Pertengahan Mei 2026

Jaga Aset Hulu Migas, Pertamina Jambi Gelar Forum Sinergi Strategis

Jaga Aset Hulu Migas, Pertamina Jambi Gelar Forum Sinergi Strategis

Dirjen Migas Jelaskan Gas CNG Lebih Aman daripada LPG

Dirjen Migas Jelaskan Gas CNG Lebih Aman daripada LPG

PLN EPI dan Sorbu Agro Bangun Bioenergi Sorgum di Gorontalo

PLN EPI dan Sorbu Agro Bangun Bioenergi Sorgum di Gorontalo

Pacu Talenta Energi Bersih, iForte Gandeng Bhutan dan SIA

Pacu Talenta Energi Bersih, iForte Gandeng Bhutan dan SIA