Jumat, 15 Mei 2026

Prabowo: Gaji Hakim Indonesia Kini Lebih Tinggi dari Malaysia

Prabowo: Gaji Hakim Indonesia Kini Lebih Tinggi dari Malaysia
Presiden Indonesia,Prabowo Subianto.(Sumber Foto:NET)

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa pemerintahannya telah merealisasikan kenaikan gaji bagi para hakim. Ia mendapatkan informasi bahwa saat ini penghasilan hakim di Indonesia sudah melampaui gaji hakim di Malaysia.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam acara penyerahan aset rampasan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) senilai Rp 10,2 triliun di Kejaksaan Agung, Rabu (13/5/2026). 

Prabowo menceritakan momen saat Ketua Mahkamah Agung (MA) Sunarto menerima apresiasi dari Ketua MA Malaysia terkait kebijakan kenaikan gaji tersebut.

Baca Juga

PGEO Hemat Energi 90.502 MWh di 2025, Perkuat Dekarbonisasi Nasional

"Minggu lalu, Ketua Mahkamah Agung ketemu saya dan dia sampaikan ke saya, dia habis rapat ketua-ketua MA se-ASEAN. Kemudian Ketua MA Malaysia sampaikan ke Ketua MA Indonesia. Dia sampaikan, 'Yang Mulia, saya salut sama Indonesia. Pertama kali gaji hakim Indonesia di atas gaji hakim Malaysia'," ujar Prabowo mengulang cerita dari Sunarto.

Ia merinci bahwa gaji hakim junior di Indonesia pun saat ini lebih tinggi dibandingkan sejawat mereka di Malaysia, dengan nilai kenaikan mencapai dua kali lipat.

"Dan gaji hakim paling junior Indonesia, sudah hampir dua kali hakim paling junior Malaysia," ucapnya.

Prabowo menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmennya. Ia telah menetapkan kenaikan gaji hakim hingga angka 280%.

"Salah satu langkah kami pertama adalah menaikkan gaji-gaji hakim kami hampir 300%. Saya maunya 300%. Tapi Menteri Keuangan hanya setuju 280%. Okelah," jelasnya.

Selain hakim, Prabowo menyebutkan bahwa gaji panitera serta staf pengadilan juga mengalami kenaikan. Ia meminta agar instansi pemerintah lainnya tidak perlu merasa cemburu terhadap sektor yudikatif.

"Cabang-cabang lain dari pemerintahan, jangan iri sama yudikatif. Kami harus bikin yudikatif kami tempat rakyat mendapat keadilan," tegasnya.

Sejalan dengan kesejahteraan yang ditingkatkan, Prabowo memberikan pesan agar para hakim lebih berhati-hati dalam menyusun putusan, mengingat setiap keputusan akan dipantau langsung oleh masyarakat.

"Dan itu saya pesankan kepada Ketua Mahkamah Agung, saya pesankan kepada semua hakim, hakim-hakim, ingat, putusan-putusanmu akan dinilai oleh rakyat," kata Prabowo.

Prabowo menyatakan keyakinannya bahwa kekayaan negara dapat dikelola dengan baik. Jika hal itu tercapai, maka seluruh aspek kehidupan di Indonesia dapat diperbaiki.

"Kalau kekayaan negara bisa kami kendalikan, akan cukup banyak uang untuk kami perbaiki semua sendi-sendi NKRI," pungkasnya.

Ferdi Tri Nor Cahyo

Ferdi Tri Nor Cahyo

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Dilema ESG INDY 2025: Emisi Turun, Beban Karbon per Pendapatan Naik

Dilema ESG INDY 2025: Emisi Turun, Beban Karbon per Pendapatan Naik

Kebijakan Cofiring Biomassa DitaksirHanya Perpanjang Umur PLTU

Kebijakan Cofiring Biomassa DitaksirHanya Perpanjang Umur PLTU

Bima Arya Dorong Daerah Maksimalkan Pangan dan Transisi Energi Hijau

Bima Arya Dorong Daerah Maksimalkan Pangan dan Transisi Energi Hijau

Perubahan Paradigma: Energi Nuklir Tidak Lagi Pilihan Terakhir

Perubahan Paradigma: Energi Nuklir Tidak Lagi Pilihan Terakhir

Pemerintah Tingkatkan Kapasitas Simpan BBM guna Transisi Energi

Pemerintah Tingkatkan Kapasitas Simpan BBM guna Transisi Energi