Senin, 19 Januari 2026

Dirut Bulog Pastikan Stok Beras Aceh Aman Jelang Ramadhan dan Lebaran 2026

Dirut Bulog Pastikan Stok Beras Aceh Aman Jelang Ramadhan dan Lebaran 2026
Dirut Bulog Pastikan Stok Beras Aceh Aman Jelang Ramadhan dan Lebaran 2026

JAKARTA Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026, isu ketersediaan pangan kembali menjadi perhatian utama masyarakat, khususnya di daerah dengan tingkat konsumsi beras yang tinggi. 

Stabilitas pasokan dan kelancaran distribusi menjadi faktor krusial agar kebutuhan pokok tetap terpenuhi dan harga pangan terjaga. Dalam konteks tersebut, Perum Bulog memastikan kesiapan stok beras di wilayah Aceh berada dalam kondisi aman dan terkendali.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa persediaan beras di Aceh mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga perayaan Lebaran Idul Fitri 2026. Kepastian ini menjadi bagian dari upaya Bulog menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus memberikan rasa tenang bagi masyarakat dalam menyambut hari besar keagamaan.

Baca Juga

Kemenhub Percepat Pemanfaatan Bioavtur Demi Transportasi Udara Rendah Emisi

Stok Beras Aceh Dinilai Sangat Mencukupi

Ahmad Rizal menyampaikan bahwa berdasarkan data per 18 Januari 2026, Bulog Aceh menguasai Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebesar 62.820 ton. Stok tersebut tersebar di seluruh gudang dan kantor cabang Bulog di wilayah Aceh.

"Stok beras di seluruh wilayah Aceh dalam kondisi sangat aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 2026," kata Rizal.

Menurut dia, jumlah stok tersebut memberikan ruang yang cukup bagi Bulog untuk menjalankan berbagai penugasan pemerintah tanpa mengganggu kesiapan pasokan menjelang Ramadhan. Dengan pengelolaan stok yang terencana, Bulog Aceh dapat menjaga keseimbangan antara pasokan, distribusi, dan kebutuhan masyarakat.

Dukungan Pangan Pokok Selain Beras

Selain beras, Bulog Aceh juga mengelola stok minyak goreng sebagai bagian dari dukungan pangan pokok bagi masyarakat. Rizal menyebutkan bahwa Bulog Aceh saat ini menguasai stok minyak goreng sebanyak 191.428 liter.

Ketersediaan minyak goreng ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pasokan kebutuhan rumah tangga, terutama menjelang Ramadhan dan Idul Fitri yang biasanya diikuti peningkatan konsumsi. Dengan dukungan stok tersebut, Bulog Aceh memiliki fondasi kuat dalam melaksanakan berbagai penugasan pemerintah.

Menurut Rizal, kesiapan stok pangan ini memungkinkan Bulog menjalankan fungsi stabilisasi pasokan dan harga, penyaluran bantuan pangan, hingga dukungan tanggap darurat bencana, tanpa mengganggu kesiapan menghadapi lonjakan permintaan menjelang hari besar keagamaan.

Penyaluran Bantuan Pangan Berjalan Efektif

Rizal juga memaparkan bahwa hingga pertengahan Januari 2026, realisasi penyaluran bantuan pangan dan CBP di wilayah Aceh berjalan dengan baik. Total penyaluran tercatat mencapai 14.435 ton.

Sementara itu, penyaluran bantuan pangan beras mencapai 9.980 ton, dengan tingkat realisasi di berbagai kabupaten dan kota mendekati 100 persen. Capaian tersebut menunjukkan bahwa distribusi bantuan pangan berlangsung efektif dan tepat sasaran.

"Hal ini menunjukkan bahwa penyaluran berjalan efektif secara keseluruhan," ujar dia.

Keberhasilan penyaluran bantuan pangan ini menjadi indikator bahwa sistem distribusi Bulog di Aceh berjalan optimal, sekaligus memperkuat kesiapan menghadapi peningkatan kebutuhan masyarakat pada periode Ramadhan dan Lebaran.

Penguatan Stok di Wilayah Dataran Tinggi

Bulog juga memastikan kondisi stok beras di wilayah dengan tantangan distribusi, seperti Kantor Cabang Takengon, berada dalam kondisi terkendali. Per 17 Januari 2026, estimasi stok fisik beras di Takengon tercatat sekitar 280 ton.

Untuk memperkuat ketersediaan pasokan, Bulog tengah melakukan pengiriman tambahan beras dari Gudang Cabang Lhokseumawe sebanyak 5.000 ton hingga akhir Januari 2026. Pengiriman ini ditujukan untuk mencukupi kebutuhan Kabupaten Takengon dan Bener Meriah.

Selain itu, Bulog Aceh juga melakukan pengiriman lintas cabang dari beberapa wilayah, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan DKI Jakarta. Total rencana pergerakan stok tersebut mencapai 1.200 ton.

Pengiriman lintas wilayah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok di daerah dataran tinggi dan wilayah dengan hambatan distribusi, termasuk Takengon dan sekitarnya. Dengan langkah tersebut, stok di Cabang Takengon dipastikan akan segera terisi secara optimal.

Komitmen Jaga Ketahanan Pangan Jelang Hari Raya

Dengan berbagai langkah penguatan stok dan distribusi, Bulog memastikan kesiapan mendukung kebutuhan penyaluran pangan, baik untuk program bantuan pemerintah maupun antisipasi lonjakan konsumsi masyarakat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.

"Bulog terus berkomitmen menjaga ketahanan stok, kelancaran distribusi, dan stabilitas harga pangan, serta memastikan seluruh masyarakat Aceh dapat menjalankan Tradisi Megang, ibadah Ramadhan dan merayakan Idul Fitri 1447 H dengan tenang, aman, dan tercukupi kebutuhan pangannya," kata Rizal.

Komitmen tersebut mencerminkan peran strategis Bulog dalam menjaga ketahanan pangan daerah, khususnya pada momentum penting keagamaan. Dengan stok yang memadai dan distribusi yang terjaga, masyarakat Aceh diharapkan dapat menjalani Ramadhan dan merayakan Idul Fitri dengan rasa aman serta kepastian ketersediaan pangan pokok.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

UpdateHarga Sembako Jawa Timur Hari Ini 19 Januari 2026: Cabai Rawit Naik, Ayam Kampung Turun

UpdateHarga Sembako Jawa Timur Hari Ini 19 Januari 2026: Cabai Rawit Naik, Ayam Kampung Turun

Kunjungan Luar Negeri Perdana 2026  Prabowo ke Inggris dan Swiss, Temui PM Inggris hingga Hadiri WEF Davos

Kunjungan Luar Negeri Perdana 2026 Prabowo ke Inggris dan Swiss, Temui PM Inggris hingga Hadiri WEF Davos

Pemulihan Pascabencana Belum Merata, 17 Daerah di Sumatera Masih Perlu Perhatian Khusus Pemerintah

Pemulihan Pascabencana Belum Merata, 17 Daerah di Sumatera Masih Perlu Perhatian Khusus Pemerintah

Kemensos Salurkan Bantuan Logistik Rp515 Juta untuk Korban Banjir Pandeglang

Kemensos Salurkan Bantuan Logistik Rp515 Juta untuk Korban Banjir Pandeglang

Transmigrasi Jadi Andalan Swasembada Pangan Nasional dari Karbohidrat hingga Protein Hewani

Transmigrasi Jadi Andalan Swasembada Pangan Nasional dari Karbohidrat hingga Protein Hewani