Selasa, 26 Mei 2026

Dekarbonisasi Migas, Optimalisasi Aset Lama Jadi Kunci Pokok

Dekarbonisasi Migas, Optimalisasi Aset Lama Jadi Kunci Pokok
Dekarbonisasi Migas 2026: Aset Lama Jadi Kunci Terbaru yang Banyak Dicari. (Sumber Foto: NET)

JAKARTA – Upaya menurunkan emisi karbon di sektor minyak dan gas kini tidak lagi sekadar bertumpu pada transisi ke energi baru dan terbarukan. 

Industri migas mulai melirik strategi alternatif, yakni memperpanjang usia aset lama serta meningkatkan efisiensi fasilitas produksi yang sudah beroperasi. 

Pendekatan tersebut menjadi sorotan dalam ajang IPA Convex 2026, di mana para pelaku industri energi mendiskusikan berbagai teknologi untuk menjaga keberlanjutan operasi sekaligus menekan jejak karbon.

Baca Juga

Pacu Inisiatif RE100, Climate Group Soroti Hambatan Energi Hijau RI

OPEX Manager SEA Henkel Adhesive Technologies, Mickey Kasemphaibulsuk, menyatakan bahwa pengurangan emisi dapat dicapai melalui peningkatan integritas aset serta efisiensi peralatan produksi. 

“Dengan memperpanjang siklus hidup aset, perusahaan secara otomatis dapat mengurangi konsumsi material baru seperti baja yang memiliki jejak karbon produksi tinggi, sekaligus mengoptimalkan konsumsi energi pada peralatan produksi yang rentan mengalami penurunan performa,” kata Mickey dalam paparannya, dikutip dari siaran pers, Minggu (24/5/2026).

Menurutnya, tantangan dekarbonisasi di sektor industri tidak hanya muncul dari penggunaan energi fosil, tetapi juga dari hilangnya panas, korosi, serta kebocoran pada fasilitas operasional yang selama ini sering terabaikan. 

Oleh sebab itu, industri mulai mempertimbangkan pendekatan berbasis pengelolaan aset untuk menjaga efisiensi operasional sekaligus menekan emisi karbon.

Henkel memperkenalkan sejumlah teknologi perlindungan aset dan peningkatan efisiensi termal yang diklaim mampu membantu pengurangan emisi dari aktivitas operasional migas. 

Salah satu teknologi perlindungan korosi yang dipresentasikan disebut memiliki potensi mengurangi emisi karbon dibanding metode konvensional. Selain itu, teknologi pelapisan termal juga dinilai dapat meningkatkan efisiensi energi sehingga konsumsi bahan bakar menjadi lebih rendah. 

Di tengah tekanan global untuk mempercepat target net zero emission, strategi efisiensi aset dipandang sebagai solusi yang lebih realistis bagi industri migas untuk menyeimbangkan keberlanjutan lingkungan dan kesinambungan produksi energi.

Ferdi Tri Nor Cahyo

Ferdi Tri Nor Cahyo

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Pertanyakan Ketahanan Listrik, IESR Minta Penyelidikan Blackout Sumatra

Pertanyakan Ketahanan Listrik, IESR Minta Penyelidikan Blackout Sumatra

MedcoEnergi Genjot Produksi Migas dan Kembangkan Energi Terbarukan

MedcoEnergi Genjot Produksi Migas dan Kembangkan Energi Terbarukan

SINI Siapkan Rights Issue Rp3,6 T untuk Akuisisi Tambang PTRO

SINI Siapkan Rights Issue Rp3,6 T untuk Akuisisi Tambang PTRO

Polres Gowa Pasang Garis Polisi di Tambang Emas Liar Biringbulu

Polres Gowa Pasang Garis Polisi di Tambang Emas Liar Biringbulu

Warga Bekasi Gemari Jargas, BPH Migas Dorong Perluasan Sambungan

Warga Bekasi Gemari Jargas, BPH Migas Dorong Perluasan Sambungan