Selasa, 26 Mei 2026

Pencaplokan Tambang PTRO, SINI Siapkan Dana Rp3,6 Triliun

Pencaplokan Tambang PTRO, SINI Siapkan Dana Rp3,6 Triliun
aktivitas jasa pertambangan PT Petrosea Tbk (PTRO). (Sumber Foto: NET)

JAKARTA – PT Singaraja Putra Tbk. (SINI) bersiap melaksanakan penambahan modal lewat hak memesan efek terlebih dahulu (rights issue) guna membiayai akuisisi perusahaan tambang milik PT Petrosea Tbk. (PTRO). 

Berdasarkan keterbukaan informasi, SINI berencana mengeluarkan saham baru maksimal 721,5 juta lembar dengan nominal Rp100 per saham. Melalui asumsi harga pelaksanaan Rp5.000 per lembar, perseroan membidik perolehan dana maksimal Rp3,6 triliun.

Direktur Utama SINI, Amir Antolis, menyatakan dana tersebut akan dialokasikan untuk mendukung ekspansi perusahaan melalui pengambilalihan PT Karya Mineral Sentosa (KMS) milik PTRO.

Baca Juga

Tersangka Pembunuhan Wanita di Tol Bogor Akhirnya Resmi Ditahan

“Perseroan berkeyakinan bahwa pelaksanaan PMHMETD akan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kondisi keuangan, terutama dalam memperkuat struktur permodalan melalui peningkatan posisi ekuitas,” ujar Amir dalam keterbukaan informasi, dikutip Senin (25/5/2026).

Dalam kesepakatan tersebut, SINI bakal mengambil alih 507,38 juta saham KMS atau setara 99,995% kepemilikan saham tambang itu dari PTRO dengan nilai akuisisi mencapai Rp1,73 triliun. 

Perseroan menerangkan bahwa transaksi ini termasuk kategori material karena nilainya mencapai 110,27% dari total aset SINI, sekaligus digolongkan sebagai transaksi afiliasi. Walau demikian, SINI menegaskan bahwa transaksi tersebut bukan termasuk benturan kepentingan sesuai ketentuan POJK No. 42/2020.

Selain untuk membeli KMS, dana hasil rights issue juga ditujukan untuk pelunasan dipercepat atas utang perseroan kepada beberapa bank, yakni fasilitas dari BNI sebesar Rp300 miliar serta Bank Mandiri sebesar Rp300 miliar yang jatuh tempo pada tahun 2026. 

Melalui aksi korporasi tersebut, SINI memprediksi perbaikan signifikan pada struktur permodalan, di mana ekuitas yang sebelumnya minus Rp687,41 miliar diproyeksikan menjadi positif Rp1,53 triliun.

“Pelaksanaan ini juga diproyeksikan menciptakan efisiensi keuangan melalui pelunasan sebagian pokok pinjaman bank yang akan menurunkan beban bunga dan meningkatkan laba bersih,” ujar Amir. 

Perseroan akan mengajukan persetujuan RUPS pada 26 Mei 2026 sebelum menyerahkan pernyataan pendaftaran rights issue kepada OJK, sembari menanti persetujuan kreditur PTRO terkait pelepasan saham KMS.

Ferdi Tri Nor Cahyo

Ferdi Tri Nor Cahyo

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Langgar Aturan, Truk Tambang di Tangerang Dicegat Warga

Langgar Aturan, Truk Tambang di Tangerang Dicegat Warga

Pertama di RI, PLTA Pumped Storage 1.040 MW Dikawal

Pertama di RI, PLTA Pumped Storage 1.040 MW Dikawal

Pertama di RI, PLTA Pumped Storage 1.040 MW Dikawal

Pertama di RI, PLTA Pumped Storage 1.040 MW Dikawal

Pertama di RI, PLTA Pumped Storage 1.040 MW Dikawal

Pertama di RI, PLTA Pumped Storage 1.040 MW Dikawal

Pertama di RI, PLTA Pumped Storage 1.040 MW Dikawal

Pertama di RI, PLTA Pumped Storage 1.040 MW Dikawal