Harga Minyak Lanjut Menguat Pagi Ini Hingga Brent Tembus US$ 119,94
- Kamis, 30 April 2026
JAKARTA – Tren harga minyak lanjut menguat pada perdagangan Kamis pagi dengan Brent mencapai US$ 119,94 per barel di tengah ketatnya pasokan energi di pasar internasional.
Kenaikan ini mencerminkan kekhawatiran yang masih tinggi terhadap ketersediaan stok di tengah situasi geopolitik yang memanas.
"Harga minyak Brent untuk pengiriman Mei naik US$ 6,46 atau 5,7 persen menjadi US$ 119,94 per barel," ujar seorang analis pasar komoditas, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, Kamis (30/4/2026).
Baca JugaSubsidi Motor Listrik Polytron Bikin Harga Turun Jadi 11 Jutaan
Minyak mentah jenis West Texas Intermediate juga terpantau mengikuti jalur hijau dengan kenaikan yang cukup signifikan.
Analis tersebut berpendapat, bahwa lonjakan harga ini merupakan imbas dari minimnya alternatif pasokan setelah gangguan pada produsen minyak utama dunia.
Hingga pukul 09.00 WIB, indeks komoditas energi masih menunjukkan grafik yang menanjak secara konsisten.
Persediaan minyak di Amerika Serikat dilaporkan berada pada level terendah dalam beberapa tahun terakhir.
Kondisi tersebut memaksa para pelaku pasar untuk melakukan pembelian dalam jumlah besar guna mengamankan stok jangka pendek.
Sejumlah analis memprediksi bahwa tekanan harga akan terus berlanjut selama permintaan global tetap berada di atas kemampuan produksi harian.
Kenaikan biaya bahan bakar ini berpotensi memicu lonjakan biaya logistik pada skala internasional dalam waktu dekat.
Mata uang negara-negara pengekspor minyak justru mendapatkan dorongan positif dari reli harga komoditas mentah ini.
Ferdi Tri Nor Cahyo
idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Menekraf Sebut Aset Kripto Perkuat Komersialisasi Kekayaan Intelektual Ekraf
- Jumat, 10 April 2026












