Harga Batu Bara Turun Usai Menguat 5 Hari Beruntun
- Rabu, 29 April 2026
JAKARTA – Harga batu bara akhirnya mengalami koreksi tipis setelah sempat mencatatkan penguatan selama 5 hari perdagangan berturut-turut di pasar global.
Kondisi pasar komoditas energi saat ini sedang mengalami fase penyesuaian setelah reli panjang yang terjadi pekan lalu.
"Koreksi ini merupakan hal yang wajar mengingat harga sudah naik signifikan dalam sepekan terakhir," ujar Ahmad Zuhdi, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, Rabu (29/4/2026).
Baca JugaCuaca Panas Ekstrem Percepat Degradasi Baterai Kendaraan Listrik
Ahmad Zuhdi berpendapat bahwa penurunan ini lebih disebabkan oleh aksi profit taking investor dan bukan karena fundamental pasar yang melemah secara drastis.
Data perdagangan menunjukkan bahwa kontrak berjangka untuk pengiriman bulan depan mengalami penyusutan nilai sebesar 1 persen.
Meskipun demikian tingkat permintaan dari negara-negara di kawasan Asia Timur masih menjadi penopang utama harga di level psikologis.
Produksi domestik di China dan India juga dilaporkan mulai stabil sehingga kekhawatiran akan kelangkaan pasokan sedikit mereda.
Dinamika geopolitik tetap menjadi variabel yang paling sulit diprediksi dalam menentukan arah pergerakan harga komoditas ini kedepannya.
Beberapa analis memperkirakan bahwa fluktuasi harga akan tetap tinggi selama masa transisi musim di belahan bumi utara.
Para pelaku industri kini cenderung bersikap waspada sambil mencermati kebijakan energi terbaru dari negara-negara konsumen besar.
Ferdi Tri Nor Cahyo
idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Menekraf Sebut Aset Kripto Perkuat Komersialisasi Kekayaan Intelektual Ekraf
- Jumat, 10 April 2026












