Harga Minyak Dunia Lanjutkan Peningkatan Akibat Penurunan Stok AS
- Rabu, 29 April 2026
NEW YORK – Harga minyak dunia melanjutkan peningkatan setelah rilis data cadangan Amerika Serikat menunjukkan penurunan yang lebih besar dari ekspektasi pasar pekan ini.
Kondisi tersebut memperkuat sentimen bahwa permintaan energi masih cukup solid di tengah ketatnya pasokan dari negara-negara eksportir utama.
"Penurunan stok minyak mentah domestik yang cukup signifikan menjadi katalis utama bagi penguatan harga di pasar berjangka saat ini," ujar Phil Flynn, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, Rabu (29/4/2026).
Baca JugaAlva Tanggap Pasar Motor Listrik dengan Perluas Jaringan Dealer
Analis pasar tersebut menyatakan bahwa pergerakan ini didukung oleh peningkatan aktivitas kilang yang mulai beroperasi pada kapasitas maksimal.
Investasi di sektor hulu yang masih terbatas turut memberikan tekanan ke atas terhadap nilai komoditas tersebut di pasar internasional.
Cadangan bensin juga dilaporkan mengalami penyusutan yang menandakan konsumsi masyarakat di sektor transportasi mulai kembali normal.
Ketidakpastian situasi geopolitik di beberapa wilayah masih menjadi faktor risiko yang terus dipantau oleh para pelaku industri minyak.
Pemerintah beberapa negara maju mulai mempertimbangkan pelepasan cadangan strategis jika lonjakan harga mulai mengganggu stabilitas inflasi nasional.
Laju inflasi global yang mulai terkendali memberikan ruang bagi komoditas energi untuk bergerak lebih dinamis tanpa tekanan suku bunga yang ekstrem.
Para pedagang kini menantikan pertemuan rutin organisasi produsen minyak untuk mendapatkan kepastian arah kebijakan produksi di semester berikutnya.
Ferdi Tri Nor Cahyo
idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Menekraf Sebut Aset Kripto Perkuat Komersialisasi Kekayaan Intelektual Ekraf
- Jumat, 10 April 2026












