Rabu, 29 April 2026

Percepat Transisi Energi, BII Kucurkan Dana 1,1 Miliar Dolar

Percepat Transisi Energi, BII Kucurkan Dana 1,1 Miliar Dolar
Ilustrasi transisi energi

JAKARTA – British International Investment meluncurkan pendanaan 1,1 miliar dolar untuk mendukung proyek transisi energi di Asia guna mempercepat penggunaan energi bersih.

Langkah ini diambil untuk menanggapi kebutuhan mendesak akan investasi hijau yang dapat menekan dampak perubahan iklim di negara-negara berkembang.

Nick O’Donohoe menyatakan bahwa kemitraan strategis ini akan membuka peluang besar bagi pembangunan infrastruktur rendah karbon yang inklusif di seluruh kawasan.

Baca Juga

Alva Tanggap Pasar Motor Listrik dengan Perluas Jaringan Dealer

"Komitmen kami melalui pendanaan ini adalah untuk memastikan bahwa transisi energi di Asia berjalan lebih cepat dan mampu menarik modal sektor swasta lebih luas," ujar Nick O’Donohoe, sebagaimana dilansir dari marketeers.com, Selasa (28/4/2026).

Pihak lembaga pembangunan tersebut berkeyakinan bahwa dukungan finansial yang tepat sasaran akan membantu menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan kelestarian lingkungan.

Program investasi ini diarahkan untuk mendanai sektor tenaga surya, angin, serta teknologi penyimpanan energi yang makin dibutuhkan oleh pasar global.

Total nilai komitmen yang disiapkan mencapai angka 1,1 miliar dolar yang akan didistribusikan dalam kurun waktu 5 tahun ke depan.

Fokus utama penyaluran dana tersebut mencakup wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara yang memiliki potensi energi terbarukan sangat besar.

"Kami ingin menjadi mitra utama dalam menyediakan solusi pembiayaan kreatif bagi proyek-proyek yang berkontribusi langsung pada dekarbonisasi," ujar Nick O’Donohoe, sebagaimana dilansir dari marketeers.com, Selasa (28/4/2026).

Nick O’Donohoe berpendapat bahwa kolaborasi internasional dalam hal pendanaan sangat krusial untuk menambal celah pembiayaan pada sektor energi ramah lingkungan.

Implementasi proyek-proyek baru tersebut diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja hijau yang berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar lokasi pembangunan.

Kehadiran modal asing ini memberikan sinyal positif bagi pengembang lokal untuk terus berinovasi dalam menciptakan teknologi energi yang lebih efisien.

Ferdi Tri Nor Cahyo

Ferdi Tri Nor Cahyo

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Jetour Ekspansi Mobil Listrik Indonesia Bawa Model T2 dan Dashing

Jetour Ekspansi Mobil Listrik Indonesia Bawa Model T2 dan Dashing

Cuaca Panas Ekstrem Percepat Degradasi Baterai Kendaraan Listrik

Cuaca Panas Ekstrem Percepat Degradasi Baterai Kendaraan Listrik

Harga Batu Bara Turun Usai Menguat 5 Hari Beruntun

Harga Batu Bara Turun Usai Menguat 5 Hari Beruntun

Yadea Uji Baterai Motor Listrik Hingga Jarak Tempuh 150 KM

Yadea Uji Baterai Motor Listrik Hingga Jarak Tempuh 150 KM

Fenomena Mobil Listrik China Murah, Satu Mobil AS Bisa Beli Lima Unit

Fenomena Mobil Listrik China Murah, Satu Mobil AS Bisa Beli Lima Unit