PGN Jaga Keandalan Distribusi Gas 99.9 Persen Selama Kuartal I/2026
- Selasa, 28 April 2026
JAKARTA - PGN laporkan keandalan distribusi gas bumi mencapai 99.9 persen dengan total penyaluran sebesar 777 BBTUD sepanjang periode Kuartal I/2026 bagi para pelanggan.
Catatan positif ini menjadi bukti komitmen subholding gas dalam memenuhi kebutuhan energi domestik di berbagai sektor industri dan rumah tangga.
"Tingkat keandalan penyaluran gas di jaringan pipa distribusi PGN tercatat sebesar 99.9 persen selama periode Januari hingga Maret 2026," kata Direktur Utama PGN, Arief Setiawan Handoko, sebagaimana dilangsir dari bisnis.com, Senin (27/4/2026).
Baca JugaAlva Tanggap Pasar Motor Listrik dengan Perluas Jaringan Dealer
Arief menjelaskan bahwa pencapaian ini didukung oleh pemeliharaan infrastruktur yang dilakukan secara berkala dan sistem pemantauan digital yang terintegrasi.
Volume gas yang disalurkan melalui pipa distribusi memberikan kontribusi besar terhadap efisiensi penggunaan energi nasional.
"Volume distribusi gas bumi pada kuartal pertama tahun ini mencapai angka 777 BBTUD yang dialirkan kepada lebih dari 800.000 pelanggan di seluruh wilayah operasional," ujar Arief Setiawan Handoko, sebagaimana dilangsir dari bisnis.com, Senin (27/4/2026).
Arief memaparkan bahwa pertumbuhan konsumsi gas pada awal tahun ini dipicu oleh aktivitas sektor manufaktur dan kelistrikan yang terus menunjukkan tren stabil.
Seluruh fasilitas pendukung dipastikan beroperasi secara optimal demi mencegah terjadinya gangguan pasokan kepada konsumen.
Perusahaan terus berupaya memperluas akses infrastruktur gas bumi untuk menjangkau titik-titik pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Indonesia.
Keberhasilan menjaga tingkat keandalan pada angka tinggi merupakan hasil dari implementasi standar operasional prosedur yang sangat ketat di lapangan.
Ferdi Tri Nor Cahyo
idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Menekraf Sebut Aset Kripto Perkuat Komersialisasi Kekayaan Intelektual Ekraf
- Jumat, 10 April 2026












