Kamis, 30 April 2026

Rusia Sebut Sanksi Baru Uni Eropa Perparah Krisis Energi Global

Rusia Sebut Sanksi Baru Uni Eropa Perparah Krisis Energi Global
Ilustrasi krisis energi globala

JAKARTA - Moskow menilai langkah sanksi baru Uni Eropa justru bakal memicu gejolak harga dan membuat krisis energi global semakin sulit terkendali dalam waktu dekat.

Ketegangan diplomatik antara Kremlin dan blok Barat memasuki babak baru setelah kebijakan pembatasan ekonomi kembali diperketat.

Kebijakan ini menyasar sektor gas alam cair yang selama ini menjadi tumpuan bagi banyak negara di belahan bumi utara.

Baca Juga

Jemaah Haji Mulai Kirim Oleh-oleh via Kargo untuk Hindari Overkapasitas

"Sanksi baru Uni Eropa terhadap sektor gas Rusia hanya akan memperparah krisis energi global dan memicu kenaikan harga yang tidak terkendali bagi konsumen akhir," ujar Maria Zakharova, sebagaimana dilansir dari cnnindonesia.com, Sabtu (25/4/2026).

Zakharova berpendapat bahwa tekanan ekonomi yang terus dipaksakan oleh negara-negara Eropa justru merusak mekanisme pasar yang sehat.

Langkah tersebut dianggap tidak memiliki dasar hukum internasional yang kuat dan hanya bersifat politis.

Dampaknya dirasakan langsung oleh industri manufaktur yang sangat bergantung pada pasokan bahan bakar fosil dari wilayah timur.

"Upaya untuk menggantikan posisi Rusia di pasar energi internasional melalui cara-cara non-pasar akan berdampak buruk pada keamanan energi di seluruh benua Eropa," tegas Maria Zakharova, sebagaimana dilansir dari cnnindonesia.com, Sabtu (25/4/2026).

Pihak Kremlin meyakini bahwa ketergantungan terhadap pasokan alternatif dengan harga lebih mahal akan menguras cadangan devisa banyak negara.

Stabilitas ekonomi dunia kini berada dalam ancaman serius jika jalur distribusi energi terus dihambat oleh regulasi sepihak.

Distribusi logistik global diperkirakan akan mengalami hambatan teknis yang signifikan akibat terbatasnya akses terhadap infrastruktur utama

Ferdi Tri Nor Cahyo

Ferdi Tri Nor Cahyo

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Indomobil Group Tanggapi Konversi Motor Listrik di Pasar Indonesia

Indomobil Group Tanggapi Konversi Motor Listrik di Pasar Indonesia

Jetour Ekspansi Mobil Listrik Indonesia Bawa Model T2 dan Dashing

Jetour Ekspansi Mobil Listrik Indonesia Bawa Model T2 dan Dashing

Cuaca Panas Ekstrem Percepat Degradasi Baterai Kendaraan Listrik

Cuaca Panas Ekstrem Percepat Degradasi Baterai Kendaraan Listrik

Harga Batu Bara Turun Usai Menguat 5 Hari Beruntun

Harga Batu Bara Turun Usai Menguat 5 Hari Beruntun

Yadea Uji Baterai Motor Listrik Hingga Jarak Tempuh 150 KM

Yadea Uji Baterai Motor Listrik Hingga Jarak Tempuh 150 KM