Vale Raih Pendanaan Rp12,9 T Dorong Hilirisasi Nikel Berkelanjutan
- Sabtu, 25 April 2026
JAKARTA – PT Vale Indonesia Tbk sukses dalam upaya Vale raih pendanaan Rp12,9 T guna mengakselerasi proyek hilirisasi nikel berkelanjutan di Sulawesi Selatan.
Suntikan modal tersebut menandai babak baru dalam pengembangan industri ekstraktif yang mengedepankan prinsip kelestarian lingkungan jangka panjang.
"Vale raih pendanaan Rp12,9 T ini akan kami optimalkan untuk mendukung proyek pembangunan blok Sorowako dan memperkuat kontribusi kami terhadap rantai pasok global," ujar Febriany Eddy, CEO Vale Indonesia, sebagaimana dilansir dari cnnindonesia.com, Jumat (24/4/2026).
Baca JugaJemaah Haji Mulai Kirim Oleh-oleh via Kargo untuk Hindari Overkapasitas
Febriany Eddy menegaskan bahwa seluruh operasional yang didanai oleh fasilitas kredit ini wajib memenuhi parameter keberlanjutan yang sangat ketat.
Pembangunan fasilitas pemurnian nikel terbaru ini diharapkan mampu menyerap ribuan tenaga kerja lokal serta menggerakkan ekonomi di wilayah lingkar tambang.
Indonesia terus memacu nilai tambah mineral mentah melalui integrasi antara sektor pertambangan dan teknologi pengolahan baterai canggih.
Nilai Rp12,9 T tersebut diperoleh melalui kerja sama strategis dengan sejumlah lembaga keuangan internasional yang fokus pada pembiayaan hijau.
Langkah ini juga sejalan dengan ambisi pemerintah dalam menjadikan tanah air sebagai pusat produksi komponen utama kendaraan listrik dunia.
Proyek hilirisasi ini dirancang menggunakan sistem energi rendah emisi untuk memastikan produk nikel yang dihasilkan memiliki jejak karbon rendah.
Kepastian pendanaan ini memberikan jaminan bahwa proyek strategis nasional tersebut dapat rampung sesuai dengan target operasional yang direncanakan.
Ferdi Tri Nor Cahyo
idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Menekraf Sebut Aset Kripto Perkuat Komersialisasi Kekayaan Intelektual Ekraf
- Jumat, 10 April 2026












