Sabtu, 07 Maret 2026

Achmad Azran Soroti Mudik Gratis 2026 Harus Transparan dan Bebas Pungli

Achmad Azran Soroti Mudik Gratis 2026 Harus Transparan dan Bebas Pungli
Achmad Azran Soroti Mudik Gratis 2026 Harus Transparan dan Bebas Pungli

JAKARTA - Musim mudik Lebaran selalu menjadi momen besar bagi masyarakat Indonesia, terutama bagi warga yang tinggal di kota-kota besar seperti Jakarta. 

Jutaan orang setiap tahunnya melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga. Menghadapi potensi lonjakan pemudik pada tahun 2026, berbagai kebijakan mulai disiapkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta guna memastikan perjalanan berlangsung aman dan tertib.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) dari Daerah Pemilihan (Dapil) DKI Jakarta, Achmad Azran, menyatakan dukungannya terhadap langkah-langkah yang dilakukan pemerintah daerah dalam mengantisipasi arus mudik Lebaran tahun 2026. Ia menilai sejumlah kebijakan yang disiapkan, termasuk program mudik gratis serta penertiban terminal bayangan, merupakan langkah yang tepat untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

Baca Juga

Syarat Daftar PPG: Ketentuan, Tips, dan Strategi Agar Lolos Seleksi

Meski demikian, pria yang akrab disapa Bang Azran tersebut mengingatkan bahwa berbagai kebijakan tersebut harus dijalankan dengan pengawasan yang ketat serta transparansi agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Program Mudik Gratis Dinilai Sangat Membantu Warga

Data dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia menunjukkan bahwa jumlah pemudik secara nasional setiap musim Lebaran dapat mencapai lebih dari 120 juta orang. Jakarta sendiri menjadi salah satu titik keberangkatan terbesar karena statusnya sebagai kota metropolitan dengan jumlah penduduk yang melampaui 10 juta jiwa.

Sebagai pusat kegiatan ekonomi dan pemerintahan, Jakarta menjadi lokasi awal perjalanan bagi jutaan warga yang hendak kembali ke kampung halaman, baik di berbagai daerah di Pulau Jawa maupun di luar Jawa.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik tahun ini, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan sekitar 690 unit bus dalam program mudik gratis bagi warga Jakarta. Program tersebut bertujuan membantu masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan menengah ke bawah, agar dapat melakukan perjalanan pulang kampung dengan lebih aman, nyaman, dan tanpa harus menanggung biaya transportasi yang besar.

Bang Azran menyambut baik langkah tersebut dan menilai program mudik gratis merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran.

"Program mudik gratis merupakan langkah positif untuk membantu warga Jakarta pulang kampung dengan lebih aman dan terjangkau. Namun yang paling penting adalah memastikan program ini berjalan secara transparan, tepat sasaran, dan bebas dari praktik pungutan liar," ujar Bang Azran dalam keterangannya.

Ia menegaskan bahwa pengawasan publik serta koordinasi antarinstansi pemerintah perlu diperkuat agar fasilitas yang disediakan benar-benar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Penertiban Terminal Bayangan Dinilai Perlu Dilakukan

Selain program mudik gratis, Bang Azran juga menyoroti langkah Pemprov DKI Jakarta dalam menertibkan terminal bayangan yang selama ini beroperasi di berbagai titik di ibu kota.

Terminal bayangan kerap menimbulkan berbagai persoalan transportasi. Keberadaannya tidak hanya memicu kemacetan dan ketidakteraturan lalu lintas, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan penumpang. Hal tersebut karena kendaraan yang beroperasi di terminal ilegal tidak selalu melalui proses pemeriksaan kelayakan yang memadai.

Menurut Bang Azran, kebijakan penertiban terminal bayangan merupakan langkah yang tepat untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban transportasi, terutama pada masa arus mudik yang biasanya mengalami lonjakan penumpang.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa langkah tersebut harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan di terminal resmi agar masyarakat tetap mendapatkan akses transportasi yang memadai.

"Penertiban terminal bayangan memang penting untuk menjamin keselamatan penumpang dan keteraturan transportasi. Namun pemerintah juga harus memastikan terminal resmi memiliki kapasitas yang cukup, akses transportasi yang mudah, serta fasilitas pelayanan yang nyaman bagi masyarakat," jelasnya.

Dorong Digitalisasi Sistem Pendaftaran Mudik Gratis

Dalam rangka memperkuat efektivitas kebijakan yang telah disiapkan, Bang Azran juga mendorong pemerintah untuk melakukan sejumlah langkah strategis. Salah satunya adalah penerapan digitalisasi dalam sistem pendaftaran program mudik gratis.

Menurutnya, sistem pendaftaran berbasis digital dapat membantu meningkatkan transparansi serta mencegah praktik pungutan liar yang kerap menjadi keluhan masyarakat dalam berbagai program pelayanan publik.

Selain itu, ia juga menilai pentingnya peningkatan pengawasan di berbagai titik keberangkatan. Pengawasan tersebut dapat dilakukan oleh pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum guna memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai aturan.

Bang Azran juga menekankan perlunya peningkatan fasilitas di terminal resmi, termasuk penyediaan transportasi penghubung seperti bus kota maupun moda transportasi massal lainnya. Dengan dukungan fasilitas tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah mengakses terminal resmi tanpa harus bergantung pada terminal bayangan.

Imbauan kepada Masyarakat untuk Gunakan Fasilitas Resmi

Selain mendorong perbaikan dari sisi kebijakan pemerintah, Bang Azran juga mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga keselamatan selama perjalanan mudik.

Ia menilai sosialisasi kepada masyarakat perlu dilakukan secara lebih luas agar warga memahami pentingnya menggunakan jalur serta terminal resmi yang telah disediakan pemerintah.

Dengan menggunakan fasilitas transportasi yang resmi dan terjamin kelayakannya, risiko kecelakaan maupun gangguan perjalanan dapat diminimalkan.

Bang Azran pun mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan serta memanfaatkan fasilitas yang disediakan pemerintah secara bijak selama periode mudik Lebaran.

"Keselamatan perjalanan mudik adalah tanggung jawab bersama. Masyarakat diharapkan memanfaatkan fasilitas resmi yang telah disediakan pemerintah dan turut menjaga ketertiban selama arus mudik berlangsung," kata Bang Azran.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Tunjangan Profesi Guru Madrasah Mulai Cair Bertahap Pekan Ini dari Kemenag

Tunjangan Profesi Guru Madrasah Mulai Cair Bertahap Pekan Ini dari Kemenag

Jelang Idul Fitri 2026 Harga Cabai Melonjak, Wamendag Sebut Faktor Cuaca dan Permintaan

Jelang Idul Fitri 2026 Harga Cabai Melonjak, Wamendag Sebut Faktor Cuaca dan Permintaan

Jadwal Libur Idul Fitri 2026: Daftar Tanggal Libur dan Cuti Bersama Lebaran

Jadwal Libur Idul Fitri 2026: Daftar Tanggal Libur dan Cuti Bersama Lebaran

Mudik Gratis Kapal ke Kepulauan Seribu Dibuka Pemprov DKI, Ini Jadwal dan Syaratnya

Mudik Gratis Kapal ke Kepulauan Seribu Dibuka Pemprov DKI, Ini Jadwal dan Syaratnya

Pemkab Pidie Jaya Prioritaskan Pemulihan Layanan Dasar Pascabencana Demi Masyarakat Terdampak

Pemkab Pidie Jaya Prioritaskan Pemulihan Layanan Dasar Pascabencana Demi Masyarakat Terdampak