PSEL Jadi Solusi Limbah dan Krisis Energi bagi Lingkungan
- Selasa, 05 Mei 2026
JAKARTA – Teknologi PSEL solusi limbah dan krisis energi hadir untuk mengubah tumpukan sampah menjadi sumber listrik bersih sekaligus mengatasi masalah pencemaran.
Sistem pengolahan ini menjadi jawaban atas kekhawatiran masyarakat terhadap kapasitas tempat pembuangan akhir yang kian menyusut.
"PSEL menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah sampah di kota-kota besar sekaligus memberikan kontribusi pada pemenuhan kebutuhan energi listrik," ujar Siti Nurbaya, sebagaimana dilangsir dari berbagai sumber, Selasa (5/5/2026).
Baca JugaPLN Tanamkan Edukasi Energi Bersih Bagi Siswa di Kota Tangerang
Siti Nurbaya menjelaskan bahwa sinergi antara pengelolaan lingkungan dan ketahanan energi harus berjalan beriringan guna mencapai target emisi nol bersih.
Pemerintah terus mendorong pemerintah daerah untuk mengadopsi teknologi ini sebagai bagian dari manajemen perkotaan modern.
Proses termal dalam sistem ini mampu mereduksi volume sampah hingga 90 persen dalam waktu singkat.
Energi panas yang dihasilkan kemudian dikonversi menjadi uap untuk menggerakkan turbin pembangkit listrik.
Setiap 1 ton sampah yang masuk diperkirakan mampu menghasilkan daya listrik yang cukup untuk menerangi belasan rumah.
Pembangunan infrastruktur ini juga membuka peluang investasi baru di sektor ekonomi sirkular yang ramah lingkungan.
Meskipun membutuhkan biaya investasi awal yang cukup besar, manfaat jangka panjangnya dinilai jauh lebih berharga bagi kesehatan ekosistem.
Kesadaran warga dalam memilah sampah dari rumah menjadi kunci utama agar mesin pengolah dapat bekerja secara maksimal.
Ferdi Tri Nor Cahyo
idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026
Menekraf Sebut Aset Kripto Perkuat Komersialisasi Kekayaan Intelektual Ekraf
- Jumat, 10 April 2026












