Rabu, 04 Maret 2026

Ekspor Perdana 2.280 Ton Beras Indonesia ke Arab Saudi Disambut Antusias Jemaah Haji dan Umrah

Ekspor Perdana 2.280 Ton Beras Indonesia ke Arab Saudi Disambut Antusias Jemaah Haji dan Umrah
Ekspor Perdana 2.280 Ton Beras Indonesia ke Arab Saudi Disambut Antusias Jemaah Haji dan Umrah

JAKARTA - Langkah Indonesia mengekspor beras ke Arab Saudi untuk pertama kalinya menjadi kabar yang disambut antusias oleh para jemaah haji dan umrah.

Sebanyak 2.280 ton beras premium akan dikirim guna memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah Indonesia di Tanah Suci. Kebijakan ini dipandang bukan sekadar urusan perdagangan, melainkan upaya menghadirkan rasa kampung halaman di tengah rangkaian ibadah.

Rencana ekspor beras premium Indonesia ke Arab Saudi mendapat respons positif dari para jemaah. Mereka menilai ketersediaan beras asal Tanah Air akan membantu menjaga selera makan, terutama di tengah aktivitas ibadah yang padat dan menguras energi.

Baca Juga

Kemensetneg Rilis Skema Rekayasa Lalu Lintas Nasional untuk Mudik Lebaran 2026

Rusdi, jemaah umrah asal Bekasi, mengaku sangat mendukung rencana tersebut. Ia bahkan membayangkan suasana makan yang lebih akrab jika nasi yang tersaji adalah beras dari Tanah Air.

“Sangat setuju. Nasinya lebih enak, makannya lebih nafsu. Sudah biasa,” ujar Rusdi.

Menurutnya, rasa nasi memang berpengaruh pada selera makan. Di tengah padatnya aktivitas ibadah, asupan yang cocok di lidah menjadi hal penting untuk menjaga stamina.

Selera Makan Berpengaruh pada Stamina Jemaah

Senada dengan Rusdi, jemaah lainnya juga menyampaikan dukungan. Ia menilai kehadiran beras Indonesia di Arab Saudi akan membantu jemaah menyesuaikan selera makan.

“Cukup bagus sekali, karena bisa menyesuaikan selera jemaah haji dan umrah di Tanah Suci ini. Jadi dengan adanya beras kita yang beredar di sini, otomatis masyarakat tidak akan canggung lagi. Tidak akan merasa kurang lagi,” tuturnya.

Ia menambahkan, soal makanan bukan perkara sepele. “Kalau memang beras kita ada di sini nanti, makannya bisa lahap, tenaga bisa kuat, ibadah bisa maksimal,” katanya.

Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa konsumsi makanan yang sesuai dengan kebiasaan sehari-hari memberi dampak psikologis sekaligus fisik. Dalam situasi jauh dari rumah, cita rasa yang familiar dapat meningkatkan kenyamanan dan menjaga kondisi tubuh tetap prima.

Jemaah lainnya pun mengungkapkan hal serupa. Menurutnya, tidak sedikit jemaah yang merasa kurang cocok dengan karakter beras yang tersedia saat ini.

“Saya lebih setuju juga. Supaya orang Indonesia bisa makan, bisa merasakan nasi Indonesia juga. Soalnya kadang jemaah itu ada yang bilang tidak cocok dengan beras yang ada di sini,” ujarnya.

Dukungan dari para jemaah tersebut memperlihatkan bahwa kebutuhan pangan yang sesuai selera memiliki peran penting dalam mendukung kekhusyukan ibadah.

Pengiriman Perdana 2.280 Ton Beras Premium

Sebagaimana diketahui, BULOG memastikan kesiapan pengiriman perdana sebanyak 2.280 ton beras premium untuk memenuhi kebutuhan jemaah haji Indonesia pada 2026. Pengiriman direncanakan berlangsung dalam dua tahap dengan dukungan dua kapal, guna memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat waktu.

Langkah ini menjadi tonggak baru dalam kerja sama perdagangan sekaligus pelayanan bagi jemaah Indonesia di Tanah Suci. Dengan skema distribusi bertahap, diharapkan pasokan beras tetap terjaga sepanjang musim haji.

Kehadiran beras Indonesia di Arab Saudi juga diproyeksikan dapat memberikan rasa aman bagi jemaah terkait kualitas konsumsi harian mereka. Pemerintah melalui BULOG menekankan bahwa seluruh proses telah dipersiapkan secara matang.

Spesifikasi Premium dan Standar Internasional

Beras yang akan dikirim merupakan hasil pengadaan gabah segar dari panen petani Indonesia yang diproses melalui Rice Milling Unit (RMU) modern berstandar tinggi. Produk tersebut memiliki kadar air terjaga, tingkat pecahan rendah, telah melalui uji laboratorium, memenuhi standar ekspor internasional, serta mengantongi sertifikasi halal.

Standar kualitas ini menjadi bagian penting dari upaya menjaga mutu produk yang dikirim ke luar negeri. Dengan spesifikasi premium, beras tersebut diharapkan mampu memenuhi ekspektasi konsumen sekaligus menjaga citra produk pangan Indonesia di pasar global.

Rencana ekspor beras premium oleh BULOG ini pun dinilai bukan hanya langkah strategis dalam memperluas pasar, tetapi juga bentuk perhatian terhadap kenyamanan jemaah Indonesia di Tanah Suci. Ketersediaan beras yang sesuai selera diharapkan membantu jemaah menjaga pola makan yang baik selama menjalankan rangkaian ibadah.

Dengan adanya pengiriman 2.280 ton beras premium ini, Indonesia tidak hanya memperluas jejak ekspor komoditas pangan, tetapi juga menghadirkan solusi konkret bagi kebutuhan konsumsi jemaah. Antusiasme yang disampaikan para jemaah menunjukkan bahwa kebijakan ini menyentuh aspek yang sangat mendasar, yakni kenyamanan dan kecukupan asupan selama menjalankan ibadah.

Ke depan, langkah ini diharapkan dapat berjalan lancar sesuai rencana, sehingga para jemaah Indonesia dapat menikmati nasi dengan cita rasa yang akrab di lidah, menjaga stamina, dan menjalankan ibadah secara maksimal di Tanah Suci.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Menko Polkam Tinjau Kilang Balikpapan untuk Pastikan Pasokan BBM Nasional Tetap Aman

Menko Polkam Tinjau Kilang Balikpapan untuk Pastikan Pasokan BBM Nasional Tetap Aman

Safari Ramadhan, Wapres Gibran Perkuat Pesantren sebagai Pusat Ekonomi Berbasis Teknologi

Safari Ramadhan, Wapres Gibran Perkuat Pesantren sebagai Pusat Ekonomi Berbasis Teknologi

Kemenhaj DIY Pastikan Jadwal Keberangkatan Haji 2026 Tetap Berjalan Sesuai Rencana

Kemenhaj DIY Pastikan Jadwal Keberangkatan Haji 2026 Tetap Berjalan Sesuai Rencana

BKKBN Sulsel Perkuat Implementasi Program MBG 3B untuk Percepat Penurunan Stunting

BKKBN Sulsel Perkuat Implementasi Program MBG 3B untuk Percepat Penurunan Stunting

Gubernur Sumut Targetkan Sekolah Rakyat Padangsidimpuan Rampung dan Beroperasi Tahun Ini

Gubernur Sumut Targetkan Sekolah Rakyat Padangsidimpuan Rampung dan Beroperasi Tahun Ini