Selasa, 03 Maret 2026

Baznas Salurkan 200 Paket Zakat Fitrah untuk Warga Terdampak Banjir Rob di Bekasi

Baznas Salurkan 200 Paket Zakat Fitrah untuk Warga Terdampak Banjir Rob di Bekasi
Baznas Salurkan 200 Paket Zakat Fitrah untuk Warga Terdampak Banjir Rob di Bekasi

JAKARTA - Di tengah kondisi banjir rob yang berkepanjangan di wilayah pesisir Kabupaten Bekasi, bantuan pangan menjadi kebutuhan mendesak bagi warga terdampak.

Genangan air laut yang terus merendam permukiman membuat aktivitas sehari-hari terganggu, termasuk upaya masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar selama bulan Ramadhan.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI di menyalurkan bantuan beras zakat fitrah bagi warga yang terdampak banjir rob di pesisir Pondok Dua dan Muara Beting, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Baca Juga

Update Harga Tiket Bus Mudik Lebaran 2026, Cek Tarif Sinar Jaya, Gunung Harta, Rosalia Indah, dan Haryanto

Baznas mendistribusikan total 200 paket beras zakat fitrah masing-masing seberat 5 kg, dengan rincian 100 paket untuk setiap lokasi.

Penyaluran ini menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan zakat fitrah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang paling membutuhkan, terutama di daerah yang aksesnya tidak selalu mudah dijangkau.

Komitmen Baznas Pastikan Amanah Muzaki Tersalurkan

Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan melalui keterangan di Jakarta, Senin menyampaikan bahwa penyaluran ini merupakan komitmen Baznas untuk memastikan amanah zakat fitrah dari para muzaki sampai ke tangan mereka yang paling membutuhkan (mustahik), terutama di wilayah-wilayah yang sulit terjangkau.

"Baznas berupaya hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, yakni dampak banjir rob yang berkepanjangan serta tantangan ekonomi di bulan Ramadhan. Kami berharap bantuan beras zakat fitrah ini dapat meringankan beban pangan keluarga, sehingga warga bisa menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang meskipun dalam situasi sulit," katanya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa zakat fitrah bukan sekadar kewajiban ibadah, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang kuat, khususnya bagi masyarakat yang sedang menghadapi krisis akibat bencana.

Warga Terisolasi Hampir Tiga Bulan

Kondisi di lokasi terdampak dilaporkan cukup memprihatinkan. Air rob yang terus menggenangi wilayah pesisir menyebabkan sejumlah desa terisolasi dalam waktu yang cukup lama.

Watiah, salah seorang warga Desa Pantai Harapan Jaya, mengungkapkan bahwa desanya telah terisolasi akibat banjir rob selama hampir tiga bulan.

"Gara-gara banjir rob hampir tiga bulan sampai kaki bonyok kena kutu air, dan selama itu bantuan belum ada yang masuk. Alhamdulillah hari ini dapat bantuan beras zakat fitrah dari Baznas. Di situasi sekarang kami sangat membutuhkan bantuan ini," ujar Watiah.

Kesaksian tersebut menggambarkan betapa berat kondisi yang dihadapi warga, tidak hanya dari sisi ekonomi tetapi juga kesehatan akibat genangan air yang tak kunjung surut.

Penghasilan Nelayan Terpukul Cuaca dan Banjir

Selain mengganggu permukiman, banjir rob juga berdampak pada mata pencaharian masyarakat pesisir yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan. Aktivitas melaut menjadi tidak menentu, terlebih dengan kondisi cuaca yang tidak bersahabat.

Hal senada disampaikan oleh Tambrun (65), seorang nelayan bidak yang tinggal di gubuk kecil bersama istrinya yang sakit tumor otak. Dengan penghasilan tak menentu berkisar Rp30-50 ribu sekali melaut, bantuan ini sangat berarti baginya.

"Biasanya uang segitu buat beli beras. Alhamdulillah dengan bantuan Baznas ini, saya merasa sangat terbantu," katanya.

Dampak banjir rob ini juga ditegaskan oleh Nursan, nelayan dari Kelompok Bahagia Berkarya (Kebaya). Ia menjelaskan bahwa banjir yang masuk ke rumah-rumah warga telah melumpuhkan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

"Nelayan tidak bisa fokus melaut karena pemulihan rumah, ditambah cuaca angin barat yang berbahaya buat melaut. Kalau tidak melaut, artinya tidak punya penghasilan. Bantuan beras ini setidaknya meringankan beban warga di sini," jelas Nursan.

Kondisi tersebut memperlihatkan bagaimana bencana rob tidak hanya berdampak pada tempat tinggal, tetapi juga menggerus sumber penghasilan warga. Dalam situasi seperti ini, bantuan pangan menjadi penopang penting bagi keberlangsungan hidup keluarga.

Penyaluran 200 paket beras zakat fitrah di Pondok Dua dan Muara Beting diharapkan dapat membantu warga menjalani bulan Ramadhan dengan lebih tenang. Bantuan ini sekaligus menjadi bentuk nyata solidaritas sosial melalui pengelolaan zakat yang tepat sasaran bagi masyarakat terdampak bencana.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kemendag Ungkap Harga Bawang Putih Nasional Mulai Turun pada Maret 2026

Kemendag Ungkap Harga Bawang Putih Nasional Mulai Turun pada Maret 2026

TNI Rampungkan Jembatan Bailey 33 Meter Penghubung Dua Desa di Nias Selatan

TNI Rampungkan Jembatan Bailey 33 Meter Penghubung Dua Desa di Nias Selatan

AQUA Bagikan 100 Ribu Air Mineral dan Takjil untuk Jamaah Masjid Istiqlal Saat Ramadhan

AQUA Bagikan 100 Ribu Air Mineral dan Takjil untuk Jamaah Masjid Istiqlal Saat Ramadhan

BMKG Prakirakan Hujan Hari Ini Guyur Mayoritas Kota Besar Indonesia, Waspada Cuaca Ekstrem

BMKG Prakirakan Hujan Hari Ini Guyur Mayoritas Kota Besar Indonesia, Waspada Cuaca Ekstrem

Update Harga Sembako Jawa Timur 3 Maret 2026: Telur, Garam, dan Cabai Alami Perubahan

Update Harga Sembako Jawa Timur 3 Maret 2026: Telur, Garam, dan Cabai Alami Perubahan