Kemendikdasmen Tegaskan Kolaborasi Pendidikan Kunci Sukses Beasiswa Talenta Indonesia 2026
- Jumat, 27 Februari 2026
JAKARTA - Upaya melahirkan generasi unggul tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kerja sama yang terstruktur dan berkelanjutan dari seluruh unsur pendidikan agar program pembinaan talenta berjalan optimal.
Dalam konteks inilah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan pentingnya kolaborasi untuk menyukseskan Program Beasiswa Talenta Indonesia (BTI).
Kemendikdasmen menyatakan kolaborasi seluruh ekosistem pendidikan merupakan kunci sukses pelaksanaan Program Beasiswa Talenta Indonesia (BTI) yang baru diluncurkan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikdasmen bersama LPDP.
Baca JugaKemendikdasmen dan BPS Perkuat Akurasi Data Pendidikan Nasional
Program ini dirancang sebagai bagian dari kesinambungan pembinaan prestasi siswa yang telah menorehkan capaian di berbagai ajang talenta. Tidak hanya berhenti pada penghargaan, BTI diharapkan menjadi jembatan menuju pendidikan tinggi yang relevan dengan potensi dan kebutuhan pembangunan nasional.
Sosialisasi Tahap II Jangkau Seluruh Indonesia
Untuk memperluas pemahaman mengenai program tersebut, Puspresnas Kemendikdasmen menyelenggarakan Sosialisasi Beasiswa Talenta Tahap II. Sasaran kegiatan ini mencakup Balai Penjaminan Mutu Pendidikan, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama, Dinas Pendidikan provinsi, serta satuan pendidikan dari seluruh Indonesia, termasuk Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN).
Langkah sosialisasi ini menjadi bagian penting agar informasi mengenai BTI dapat diterima secara merata. Dengan jangkauan yang luas, diharapkan tidak ada satu pun talenta berprestasi yang tertinggal hanya karena kurangnya akses informasi.
Kepala Puspresnas Kemendikdasmen Maria Veronica Irene di Jakarta pada Jumat menyampaikan Program BTI tahun 2026 Sarjana/D4 diperuntukkan bagi para talenta murid berprestasi ajang talenta tingkat nasional dan tingkat internasional sebagai instrumen keberlanjutan pembinaan prestasi dan dukungan karier belajar.
“Beasiswa Talenta Indonesia merupakan apresiasi bagi anak-anak berprestasi untuk mengembangkan potensi. Forum ini menjadi kesempatan untuk bertukar dan menyebarluaskan informasi,” katanya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa BTI bukan hanya sekadar bantuan biaya pendidikan, tetapi juga bentuk pengakuan negara terhadap capaian siswa yang telah mengharumkan nama bangsa di tingkat nasional maupun internasional.
Bagian Integral Manajemen Talenta Nasional
Pada kesempatan yang sama Staf Ahli Mendikdasmen Bidang Manajemen Talenta Mariman Darto menyampaikan BTI bukan sekadar program pembiayaan pendidikan.
Beasiswa itu, kata dia, adalah bagian integral dari ekosistem Manajemen Talenta Nasional, sebuah sistem yang dirancang untuk memastikan talenta-talenta unggul bangsa tidak berhenti pada panggung kompetisi, tetapi berlanjut pada jenjang pendidikan tinggi yang relevan, strategis, dan berdampak bagi pembangunan nasional.
“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada peran strategis bapak/ibu sekalian,” kata Mariman.
Ia menekankan bahwa keberhasilan BTI sangat dipengaruhi oleh keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan pendidikan. Tanpa koordinasi yang solid, potensi siswa berprestasi bisa saja tidak teridentifikasi secara optimal atau tidak mendapatkan pendampingan yang memadai.
Menurutnya, Balai Besar dan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan memiliki peran penting dalam memastikan ekosistem mutu berjalan secara sistemik.
Kanwil Kemenag juga memiliki peran dalam menjangkau satuan pendidikan di bawah binaannya. Dinas Pendidikan provinsi lantas menjadi simpul koordinasi kebijakan pendidikan menengah di daerah.
Sementara kepala satuan pendidikan, lanjutnya, adalah garda terdepan yang secara langsung mendampingi, membina, dan menginspirasi murid-murid berprestasi.
Pembagian peran tersebut menunjukkan bahwa BTI tidak dapat berjalan efektif tanpa sinergi vertikal maupun horizontal. Setiap unsur memiliki tanggung jawab masing-masing dalam mengawal proses identifikasi, verifikasi, hingga pendampingan calon penerima beasiswa.
Pastikan Talenta Unggul Tidak Terlewat
Lebih lanjut ia berharap seluruh ekosistem pendidikan dapat mengidentifikasi murid-murid berprestasi yang memenuhi kriteria, memastikan data prestasi tercatat dengan baik dalam Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT), memberikan pendampingan dalam proses pendaftaran dan penyusunan esai, serta membangun kesadaran bahwa prestasi tidak berhenti pada medali, tetapi berlanjut pada kontribusi nyata bagi bangsa.
Pendekatan sistematis melalui SIMT menjadi langkah penting agar data prestasi terdokumentasi secara akurat dan transparan. Dengan data yang tertata, proses seleksi dapat berlangsung lebih objektif dan tepat sasaran.
“Mari kita pastikan bahwa tidak ada talenta unggul yang terlewat karena kurang informasi. Mari kita bangun sistem yang proaktif, kolaboratif, dan responsif. Dan mari kita siapkan generasi emas Indonesia yang berdaya saing global, berkarakter kebangsaan, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional,” ujarnya.
Seruan tersebut menjadi penegasan bahwa BTI bukan hanya program tahunan, melainkan bagian dari visi jangka panjang membangun sumber daya manusia unggul. Melalui kolaborasi yang erat dan sistem yang terintegrasi, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi kemajuan Indonesia.
Mazroh Atul Jannah
idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Pertamina Bentuk Satgas RAFI, Jamin Pasokan BBM dan Avtur Aman Saat Mudik Lebaran 2026
- Jumat, 27 Februari 2026
Jelang Implementasi B50, Jumlah Badan Usaha Biodiesel Bertambah dan Titik Serah Makin Luas
- Jumat, 27 Februari 2026
Tarif Listrik PLN Terbaru 1 Maret 2026 Resmi Tidak Naik, Ini Rincian Lengkap Semua Golongan
- Jumat, 27 Februari 2026
Berita Lainnya
Pascabanjir, BPJS Kesehatan Jamin Akses Layanan JKN Warga Aceh Tamiang Tanpa Kendala
- Jumat, 27 Februari 2026
Rekomendasi Food Container Praktis untuk Meal Prep Ramadan Anti Ribet
- Jumat, 27 Februari 2026




.jpg)








