Kamis, 15 Januari 2026

Isra Miraj 2026 Bertepatan Tanggal Hijriah Berapa? Simak Sejarah Singkatnya

Isra Miraj 2026 Bertepatan Tanggal Hijriah Berapa? Simak Sejarah Singkatnya
Isra Miraj 2026 Bertepatan Tanggal Hijriah Berapa? Simak Sejarah Singkatnya

JAKARTA - Bagi umat Islam, penentuan waktu Isra Miraj selalu menjadi perhatian menjelang awal tahun. 

Peristiwa besar ini bukan hanya berkaitan dengan penanggalan Hijriah, tetapi juga menyentuh dimensi keimanan, sejarah, dan refleksi spiritual. Menjelang tahun 2026, pertanyaan yang kerap muncul adalah: Isra Miraj 2026 jatuh pada tanggal berapa dalam kalender Hijriah, dan bagaimana latar sejarah peristiwa agung tersebut?

Isra Miraj merupakan salah satu mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW. Perjalanan luar biasa ini menandai fase penting dalam dakwah Islam sekaligus menjadi tonggak utama lahirnya kewajiban salat lima waktu. Karena itulah, peringatannya tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat hubungan spiritual umat Islam dengan Allah SWT.

Baca Juga

Cara Mengecek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Lewat WhatsApp Terbaru 2026!

Di Indonesia, Isra Miraj juga memiliki arti khusus karena sering ditetapkan sebagai hari libur nasional. Hal ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengikuti berbagai kegiatan keagamaan, mulai dari pengajian hingga kajian sejarah Islam, baik di masjid maupun bersama keluarga di rumah.

Kapan Isra Miraj 2026 Diperingati?

Berdasarkan penetapan resmi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, peringatan Isra Miraj tahun 2026 jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026. Tanggal tersebut bertepatan dengan 27 Rajab 1447 Hijriah, sesuai dengan Kalender Hijriah Indonesia yang mengacu pada peredaran bulan.

Perbedaan sistem penanggalan Hijriah dan Masehi membuat tanggal Isra Miraj selalu bergeser setiap tahun. Kalender Hijriah memiliki jumlah hari yang lebih pendek sekitar 10–11 hari dibandingkan kalender Masehi, sehingga peringatan hari besar Islam tidak pernah jatuh pada tanggal yang sama setiap tahunnya.

Pemerintah Indonesia juga telah menetapkan 16 Januari 2026 sebagai hari libur nasional melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri, yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PAN-RB. Karena jatuh pada hari Jumat, masyarakat Indonesia dapat menikmati libur panjang hingga Minggu, 18 Januari 2026. Momentum long weekend ini kerap dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan dan refleksi spiritual.

Di berbagai daerah, peringatan Isra Miraj dirayakan dengan beragam kegiatan. Masjid, lembaga pendidikan, dan organisasi keislaman biasanya menggelar ceramah, pengajian, serta kajian tematik yang menekankan keutamaan salat dan keteladanan Nabi Muhammad SAW. Meski bentuk peringatannya berbeda-beda, tujuan utamanya tetap sama, yakni memperkuat iman dan kecintaan kepada Rasulullah.

Makna Isra dan Miraj dalam Islam

Peristiwa Isra Miraj terdiri dari dua rangkaian perjalanan yang tidak terpisahkan. Isra adalah perjalanan malam Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem. Peristiwa ini disebutkan secara jelas dalam Surat Al-Isra ayat 1. Dalam satu malam, Rasulullah menempuh jarak yang sangat jauh dengan kendaraan istimewa bernama Buraq.

Setelah tiba di Masjidil Aqsa, perjalanan berlanjut ke tahap Mi’raj, yakni kenaikan Nabi Muhammad SAW dari bumi menuju langit ketujuh hingga Sidratul Muntaha. Dalam perjalanan ini, Rasulullah bertemu dengan para nabi terdahulu, seperti Nabi Adam, Idris, Musa, Isa, dan Ibrahim. Puncak dari Mi’raj adalah ketika Nabi Muhammad SAW menerima perintah salat langsung dari Allah SWT.

Pada awalnya, kewajiban salat diperintahkan sebanyak lima puluh kali dalam sehari. Namun, atas saran Nabi Musa AS, Rasulullah memohon keringanan hingga akhirnya ditetapkan menjadi lima waktu salat, dengan pahala yang tetap setara dengan lima puluh kali salat. Dari sinilah salat menjadi ibadah utama yang wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim.

Isra Miraj terjadi pada masa ‘Amul Huzn atau Tahun Kesedihan, ketika Nabi Muhammad SAW kehilangan dua sosok yang sangat berarti dalam hidupnya, yakni istrinya Siti Khadijah dan pamannya Abu Thalib. Dalam kondisi duka mendalam tersebut, Allah SWT memberikan penghiburan sekaligus penguatan iman melalui perjalanan Isra Miraj.

Sejarah Singkat Peristiwa Isra Miraj

Perjalanan Isra Miraj diawali dengan kedatangan Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW saat beliau berada di sekitar Ka’bah. Malaikat Jibril membersihkan hati Rasulullah dengan air zamzam sebagai bentuk penyucian sebelum perjalanan suci dimulai. Setelah itu, Nabi Muhammad SAW dinaikkan ke atas Buraq dan dibawa menuju Baitul Maqdis.

Sesampainya di Masjidil Aqsa, Rasulullah memimpin salat bersama para nabi terdahulu. Peristiwa ini melambangkan kepemimpinan spiritual Nabi Muhammad SAW sebagai nabi terakhir. Setelah itu, beliau melanjutkan perjalanan Mi’raj ke langit.

Di setiap lapisan langit, Nabi Muhammad SAW bertemu dengan para nabi, mulai dari Nabi Adam di langit pertama hingga Nabi Ibrahim di langit ketujuh. Setiap pertemuan tersebut menjadi simbol kesinambungan risalah kenabian yang berpuncak pada ajaran Islam.

Perjalanan ini berlangsung hanya dalam satu malam, sebuah kejadian yang berada di luar jangkauan logika manusia. Namun bagi umat Islam, Isra Miraj adalah mukjizat nyata dan bukti kekuasaan Allah SWT yang melampaui batas nalar.

Hikmah dan Pesan Moral Isra Miraj

Isra Miraj mengajarkan bahwa salat adalah fondasi utama dalam kehidupan seorang Muslim. Salat bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan sarana komunikasi langsung antara hamba dan Allah SWT. Dengan menjaga salat lima waktu, umat Islam menjaga hubungan spiritual yang menjadi sumber ketenangan dan kekuatan iman.

Selain itu, peristiwa ini juga mengajarkan tentang kesabaran dan keteguhan dalam menghadapi ujian hidup. Nabi Muhammad SAW mengalami masa sulit sebelum Isra Miraj, namun tetap istiqamah dalam dakwah dan keimanan. Dari sinilah umat Islam diajak untuk meneladani sikap sabar dan tawakal.

Pada akhirnya, Isra Miraj mengingatkan bahwa di balik kesedihan selalu ada kemuliaan. Perjalanan suci Nabi Muhammad SAW menjadi pesan bahwa pertolongan Allah akan datang pada waktu terbaik, selama manusia tetap beriman dan berserah diri kepada-Nya.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kelebihan dan Kekurangan PT yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Membuat!

Kelebihan dan Kekurangan PT yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Membuat!

4 Pilihan Destinasi Wisata Unggulan Pulau Hainan China dengan Nuansa Tropis Eksotis

4 Pilihan Destinasi Wisata Unggulan Pulau Hainan China dengan Nuansa Tropis Eksotis

Menjelajahi Wisata Pusat Kota Surabaya, Alternatif Liburan Keluarga Saat Long Weekend

Menjelajahi Wisata Pusat Kota Surabaya, Alternatif Liburan Keluarga Saat Long Weekend

5 Contoh Kumpulan Sambutan Ketua Panitia Isra Miraj yang Formal dan Berkesan

5 Contoh Kumpulan Sambutan Ketua Panitia Isra Miraj yang Formal dan Berkesan

Inter Milan Tekuk Lecce 1-0, La Beneamata Kian Kokoh di Puncak Klasemen

Inter Milan Tekuk Lecce 1-0, La Beneamata Kian Kokoh di Puncak Klasemen