Prakiraan Cuaca Jabodetabek 14 November 2025: Hujan Ringan dan Awan Tebal
- Jumat, 14 November 2025
JAKARTA - Jabodetabek diprakirakan mengalami cuaca yang cukup variatif pada Jumat, 14 November 2025.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui akun resmi Instagram @infobmkg melaporkan bahwa wilayah DKI Jakarta akan didominasi awan tebal sejak pagi hingga siang, sementara pada malam harinya hujan ringan diperkirakan mengguyur sebagian besar kota.
Fenomena cuaca ini tidak hanya berlaku untuk Jakarta, tetapi juga terjadi di wilayah penyangga seperti Bogor, Depok, dan Bekasi. Pagi hari, kawasan tersebut diperkirakan berawan tebal, kemudian berpotensi diguyur hujan ringan hingga hujan petir pada siang dan malam hari.
Baca JugaCara Melihat Username LinkedIn dengan Mudah. Ikuti Panduan Lengkapnya!
Tangerang cenderung mengalami awan tebal sepanjang hari tanpa hujan signifikan. BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang dari hujan petir serta kemungkinan banjir di beberapa wilayah Jabodetabek.
Prakiraan Cuaca per Wilayah
Berikut prakiraan cuaca Jabodetabek selengkapnya yang dikutip dari laman resmi BMKG:
Jakarta Barat: Berawan tebal di pagi hari, hujan ringan siang hingga malam.
Jakarta Pusat: Berawan tebal pagi hari, hujan ringan siang dan malam.
Jakarta Selatan: Berawan tebal pagi hari, hujan petir siang, hujan ringan malam.
Jakarta Timur: Hujan ringan pagi, hujan sedang siang, hujan ringan malam.
Jakarta Utara: Hujan ringan sepanjang hari.
Kepulauan Seribu: Hujan ringan pagi, berawan tebal siang, hujan ringan malam.
Bogor: Berawan tebal pagi, hujan petir siang, hujan ringan malam.
Depok: Berawan tebal pagi, hujan petir siang, hujan ringan malam.
Bekasi: Hujan ringan pagi, hujan sedang siang, hujan ringan malam.
Tangerang: Berawan tebal sepanjang hari.
Dominasi awan tebal dan potensi hujan petir menandai perlunya kewaspadaan, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar rumah. Terlebih, wilayah pesisir Jakarta berpotensi mengalami fenomena banjir rob yang bersamaan dengan pasang maksimum air laut.
Waspada Banjir Pesisir
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta sebelumnya mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau rob yang diperkirakan terjadi pada 3 hingga 15 November 2025. Kondisi ini dipicu oleh pasang maksimum air laut yang bersamaan dengan fase Bulan Purnama dan Perigee, yang dapat meningkatkan ketinggian air laut di pesisir utara Jakarta.
Beberapa wilayah pesisir yang berpotensi terdampak meliputi Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok, dan Kepulauan Seribu. Masyarakat di kawasan tersebut diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kenaikan air laut, terutama saat pasang tinggi.
BPBD juga menekankan pentingnya memastikan sistem drainase di sekitar rumah berjalan baik untuk mencegah genangan air. Selain itu, warga diimbau menghindari aktivitas di daerah pesisir yang berisiko terkena banjir rob. Informasi terkait gelombang pasang dapat diakses melalui situs resmi BPBD di laman bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut, sedangkan laporan genangan atau banjir bisa dikirim melalui aplikasi JAKI dan laman pantaubanjir.jakarta.go.id.
Peran Warga dalam Mitigasi
Keterlibatan masyarakat menjadi kunci mitigasi bencana yang efektif. BPBD menegaskan pentingnya partisipasi aktif warga dalam melaporkan potensi genangan atau banjir agar langkah penanganan bisa cepat dilakukan. Dalam kondisi darurat, warga diminta segera menghubungi layanan darurat di nomor 112.
Selain itu, pengawasan terhadap perubahan cuaca secara berkala akan membantu mengurangi risiko terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Kombinasi antara kewaspadaan individu dan koordinasi dengan pihak berwenang dapat meminimalkan dampak cuaca ekstrem, terutama saat hujan deras atau banjir rob terjadi.
Kesimpulan Prakiraan Hari Ini
Secara umum, Jabodetabek akan mengalami cuaca berawan tebal sejak pagi hingga siang, dengan potensi hujan ringan hingga hujan petir pada siang dan malam di beberapa wilayah. Tangerang cenderung relatif stabil dengan awan tebal sepanjang hari. Kewaspadaan terhadap banjir rob di pesisir Jakarta dan potensi genangan di beberapa wilayah tetap menjadi hal utama bagi masyarakat.
Masyarakat disarankan untuk selalu memantau informasi cuaca terkini, memastikan drainase rumah tidak tersumbat, dan menghindari aktivitas di wilayah rawan banjir. Langkah-langkah sederhana ini akan membantu meminimalkan risiko gangguan akibat cuaca buruk dan fenomena pasang air laut. Dengan perencanaan yang matang, masyarakat dapat tetap menjalani aktivitas sehari-hari dengan aman meski cuaca cenderung ekstrem di beberapa wilayah Jabodetabek.
Mazroh Atul Jannah
idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Mendagri Nilai Penugasan Taruna KKP Perkuat Percepatan Pemulihan Bencana
- Kamis, 15 Januari 2026
Menag Dorong Peran Strategis BP4 Kepri Cegah Lonjakan Perceraian Daerah
- Kamis, 15 Januari 2026
Kemenhaj Perketat Sistem Kesehatan Haji dengan Penguncian Data Digital
- Kamis, 15 Januari 2026
Berita Lainnya
4 Pilihan Destinasi Wisata Unggulan Pulau Hainan China dengan Nuansa Tropis Eksotis
- Kamis, 15 Januari 2026
Menjelajahi Wisata Pusat Kota Surabaya, Alternatif Liburan Keluarga Saat Long Weekend
- Kamis, 15 Januari 2026
Isra Miraj 2026 Bertepatan Tanggal Hijriah Berapa? Simak Sejarah Singkatnya
- Kamis, 15 Januari 2026
Terpopuler
1.
7 Cara Menyimpan Nasi Matang Agar Tetap Pulen Tanpa Rice Cooker
- 15 Januari 2026
2.
3.
4.
Durian Tetap Segar dan Tak Bau, Ini Cara Menyimpannya di Kulkas
- 15 Januari 2026













