JAKARTA - Gua sha, teknik perawatan wajah dari Tiongkok kuno, kini semakin populer di kalangan pecinta skincare.
Alat ini biasanya terbuat dari batu giok atau kuarsa mawar dan digunakan untuk mengikis permukaan kulit. Tujuannya adalah melancarkan sirkulasi darah, mengurangi peradangan, dan memberikan efek relaksasi.
Namun, popularitas gua sha juga diiringi dengan banyak kesalahan penggunaan yang sering terjadi, sehingga manfaatnya tidak maksimal bahkan berisiko merusak kulit. Melansir laman RAS Luxury Skincare, berikut 6 kesalahan pakai gua sha yang harus dihindari:
Baca JugaCara Melihat Username LinkedIn dengan Mudah. Ikuti Panduan Lengkapnya!
1. Tidak Menggunakan Face Oil atau Serum
Kesalahan pertama yang sering dilakukan adalah tidak menggunakan face oil atau serum sebelum mengaplikasikan gua sha. Kulit yang kering akan mudah mengalami iritasi akibat gesekan alat.
Face oil membantu gua sha meluncur dengan mulus di permukaan kulit, memaksimalkan efek pijatan, sekaligus mengurangi risiko kerusakan kulit. Jika lebih menyukai serum, pastikan menggunakan serum berbasis minyak atau yang cukup lengket agar gua sha bisa bergerak tanpa hambatan.
Langkah ini penting untuk menjaga kelembaban kulit sekaligus meningkatkan efektivitas drainase limfatik. Tanpa face oil, kulit bisa memerah, iritasi, dan sesi perawatan tidak optimal.
2. Memegang Gua Sha dengan Cara yang Salah
Kesalahan kedua adalah memegang gua sha dengan tidak benar. Posisi pegangan sangat memengaruhi tekanan yang diberikan ke kulit.
Pegang gua sha dengan sudut 15–45 derajat terhadap permukaan kulit agar kontak dengan kulit maksimal. Sudut yang tepat juga memastikan gerakan pijat bekerja optimal untuk melancarkan aliran limfa dan sirkulasi darah tanpa menyebabkan ketegangan pada otot wajah.
3. Memberikan Tekanan Terlalu Kuat
Kesalahan ketiga adalah menggunakan tekanan yang berlebihan. Meskipun kemerahan pada kulit adalah efek normal karena peningkatan aliran darah, tekanan berlebihan dapat memecahkan pembuluh darah kecil dan menyebabkan kerusakan permanen.
Gunakan tekanan ringan hingga sedang, lakukan gerakan dengan lembut, dan hindari menarik kulit atau menekannya secara agresif. Hal ini juga membantu mencegah iritasi dan memaksimalkan manfaat pijatan.
4. Memijat ke Arah yang Salah
Kesalahan keempat adalah memijat wajah atau leher ke arah yang salah. Banyak orang menarik gua sha ke bawah atau tidak mengikuti pola alami aliran limfa.
Untuk hasil maksimal, tarik gua sha ke arah atas dan ke luar pada wajah. Sedangkan untuk leher, mulailah dari bawah ke atas di setiap sisi leher, ulangi 3–4 kali. Teknik ini mendukung drainase limfatik dan membantu wajah tampak lebih segar.
5. Menggunakan Satu Tangan Saja
Kesalahan kelima adalah menggunakan gua sha hanya dengan satu tangan. Banyak orang menganggap satu tangan cukup, tetapi ini dapat menghalangi tekanan yang merata dan meningkatkan gesekan pada kulit.
Gunakan satu tangan untuk memegang gua sha dan tangan lainnya untuk menahan kulit. Teknik ini penting terutama saat memijat area pipi atau rahang sehingga sesi perawatan lebih optimal dan nyaman.
6. Tidak Membersihkan Gua Sha Secara Rutin
Kesalahan keenam adalah tidak membersihkan gua sha secara teratur. Alat yang kotor bisa menjadi sumber bakteri yang berpotensi menimbulkan jerawat atau iritasi kulit.
Cucilah gua sha dengan air hangat setelah setiap pemakaian. Simpan alat di tempat bersih, kering, dan jauh dari debu. Menyimpannya dalam kantong khusus dapat menjaga kebersihan sekaligus memperpanjang umur gua sha.
Menggunakan gua sha memang sederhana, tetapi teknik yang salah bisa mengurangi manfaatnya. Pastikan:
Kulit selalu lembab dengan face oil atau serum.
Pegang alat dengan sudut yang tepat.
Gunakan tekanan ringan hingga sedang.
Pijat sesuai arah aliran limfa.
Gunakan kedua tangan untuk stabilitas dan kontrol.
Bersihkan alat secara rutin.
Dengan mengikuti enam langkah ini, perawatan gua sha akan lebih aman dan efektif. Kulit wajah akan terlihat lebih segar, sirkulasi darah lancar, dan risiko iritasi atau kerusakan kulit dapat diminimalkan.
Gua sha bukan hanya alat kecantikan, tetapi juga bagian dari ritual self-care yang menenangkan. Menguasai teknik yang benar membuat perawatan ini tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan kulit, tetapi juga memberikan efek relaksasi optimal.
Mazroh Atul Jannah
idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Mendagri Nilai Penugasan Taruna KKP Perkuat Percepatan Pemulihan Bencana
- Kamis, 15 Januari 2026
Menag Dorong Peran Strategis BP4 Kepri Cegah Lonjakan Perceraian Daerah
- Kamis, 15 Januari 2026
Kemenhaj Perketat Sistem Kesehatan Haji dengan Penguncian Data Digital
- Kamis, 15 Januari 2026
Berita Lainnya
4 Pilihan Destinasi Wisata Unggulan Pulau Hainan China dengan Nuansa Tropis Eksotis
- Kamis, 15 Januari 2026
Menjelajahi Wisata Pusat Kota Surabaya, Alternatif Liburan Keluarga Saat Long Weekend
- Kamis, 15 Januari 2026
Isra Miraj 2026 Bertepatan Tanggal Hijriah Berapa? Simak Sejarah Singkatnya
- Kamis, 15 Januari 2026
Terpopuler
1.
7 Cara Menyimpan Nasi Matang Agar Tetap Pulen Tanpa Rice Cooker
- 15 Januari 2026
2.
3.
4.
Durian Tetap Segar dan Tak Bau, Ini Cara Menyimpannya di Kulkas
- 15 Januari 2026













