Kemenangan Kembali Juventus: Tekuk Udinese 3-1 dan Bangkit dari Tren Negatif
- Kamis, 30 Oktober 2025
JAKARTA - Juventus akhirnya mengakhiri rentetan hasil buruk yang membayangi lima pertandingan terakhirnya di Liga Italia.
Pada laga pekan kesembilan, Bianconeri sukses menundukkan Udinese dengan skor 3-1 di Stadion Allianz, Turin, Kamis dini hari WIB. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa Juventus mampu kembali menunjukkan dominasi dan efektivitas permainan, setelah sempat terjebak dalam performa yang kurang memuaskan.
Sebelumnya, Juventus harus puas meraih hasil imbang melawan Hellas Verona, Atalanta, dan AC Milan, serta menelan kekalahan dari Como dan Lazio. Catatan buruk itu menimbulkan tekanan bagi tim asuhan Massimiliano Allegri untuk segera kembali ke jalur kemenangan. Kemenangan atas Udinese sekaligus menjadi obat mujarab bagi fans yang menantikan perbaikan performa di Serie A.
Baca JugaCara Melihat Username LinkedIn dengan Mudah. Ikuti Panduan Lengkapnya!
Gol kemenangan Juventus tercipta melalui aksi Dusan Vlahovic, Federico Gatti, dan Kenan Yildiz. Sementara itu, Udinese sempat menyamakan kedudukan melalui gol Nicolo Zaniolo. Hasil ini membawa Juventus naik ke peringkat keenam klasemen sementara dengan 15 poin dari sembilan pertandingan, sedangkan Udinese menempati posisi sembilan dengan 12 poin.
Juventus Kuasai Laga dengan Strategi Menyerang
Juventus langsung menunjukkan agresivitas sejak menit awal. Tekanan mereka berbuah hasil cepat ketika tim mendapat hadiah penalti akibat pelanggaran Saba Goglichidze terhadap Dusan Vlahovic di kotak terlarang. Vlahovic, yang dipercaya sebagai algojo, sukses menunaikan tugasnya dengan sempurna. Tendangan penyerang asal Serbia itu tak mampu diantisipasi kiper Udinese, Maduka Okoye, dan skor berubah menjadi 1-0 pada menit kelima.
Meski Vlahovic kembali membobol gawang Udinese, gol tersebut dianulir wasit karena offside. Juventus tetap mempertahankan penguasaan bola dan terus menekan pertahanan lawan sepanjang babak pertama. Statistik menunjukkan Juventus unggul dengan penguasaan bola mencapai 55 persen dan melepaskan 23 tendangan, 12 di antaranya tepat sasaran.
Namun menjelang jeda, Udinese berhasil memanfaatkan peluang. Nicolo Zaniolo memanfaatkan bola rebound di kotak penalti Juventus pada menit 45+1, dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Skor ini bertahan hingga turun minum, memberikan sedikit ketegangan menjelang babak kedua.
Babak Kedua, Juventus Bangkit dan Dominasi Pertandingan
Memasuki babak kedua, Juventus kembali mengambil inisiatif menyerang. Tekanan itu membuahkan hasil pada menit 67 ketika Federico Gatti berhasil mencetak gol melalui sundulan memanfaatkan umpan Andrea Cambiaso. Gol tersebut membuat Juventus unggul 2-1, sekaligus memberikan momentum psikologis yang penting bagi tim.
Kedudukan ini bertahan hingga hampir akhir pertandingan, dengan Juventus tetap menunjukkan konsistensi dalam penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang. Tim terus menekan pertahanan Udinese, menunjukkan bahwa mereka serius mengembalikan performa terbaik.
Penalti Penentu Kemenangan dan Gol Penutup
Menjelang waktu tambahan, Juventus kembali mendapatkan hadiah penalti setelah Goglichidze melanggar Kenan Yildiz di kotak terlarang. Yildiz maju sebagai algojo dan sukses mengeksekusi penalti dengan sempurna pada menit 90+6. Tendangan itu tak mampu dibendung Okoye dan mengubah skor menjadi 3-1, yang sekaligus menjadi gol penutup pertandingan.
Gol tersebut menegaskan dominasi Juventus dan menjadi simbol kebangkitan setelah rentetan hasil buruk sebelumnya. Tim tidak hanya tampil agresif, tetapi juga efektif dalam memanfaatkan peluang penting. Kemenangan ini membawa Juventus kembali ke jalur positif dan meningkatkan kepercayaan diri para pemain jelang pertandingan berikutnya.
Kemenangan Penting untuk Posisi Klasemen
Kemenangan atas Udinese tidak hanya mengakhiri tren negatif, tetapi juga berdampak signifikan pada posisi Juventus di klasemen sementara Serie A. Dengan tambahan tiga poin, Juventus naik ke posisi keenam dengan 15 poin, sementara Udinese tetap berada di peringkat sembilan dengan 12 poin.
Bagi Juventus, kemenangan ini penting untuk membangun momentum di tengah persaingan ketat liga. Tim menunjukkan bahwa mereka mampu bangkit dari hasil buruk, memperbaiki efektivitas di lini depan, serta menampilkan strategi menyerang yang terukur dan tajam. Penampilan individu seperti Vlahovic, Gatti, dan Yildiz juga menunjukkan kontribusi krusial yang membantu tim meraih hasil positif.
Secara keseluruhan, laga ini menjadi bukti bahwa Juventus mampu kembali ke performa terbaiknya, mengakhiri tren negatif, dan memperkuat posisi di klasemen Serie A.
Para penggemar tentu berharap momentum positif ini akan berlanjut di pertandingan-pertandingan berikutnya, membawa tim semakin dekat ke target juara musim ini.
Mazroh Atul Jannah
idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Mendagri Nilai Penugasan Taruna KKP Perkuat Percepatan Pemulihan Bencana
- Kamis, 15 Januari 2026
Menag Dorong Peran Strategis BP4 Kepri Cegah Lonjakan Perceraian Daerah
- Kamis, 15 Januari 2026
Kemenhaj Perketat Sistem Kesehatan Haji dengan Penguncian Data Digital
- Kamis, 15 Januari 2026
Berita Lainnya
4 Pilihan Destinasi Wisata Unggulan Pulau Hainan China dengan Nuansa Tropis Eksotis
- Kamis, 15 Januari 2026
Menjelajahi Wisata Pusat Kota Surabaya, Alternatif Liburan Keluarga Saat Long Weekend
- Kamis, 15 Januari 2026
Isra Miraj 2026 Bertepatan Tanggal Hijriah Berapa? Simak Sejarah Singkatnya
- Kamis, 15 Januari 2026
Terpopuler
1.
7 Cara Menyimpan Nasi Matang Agar Tetap Pulen Tanpa Rice Cooker
- 15 Januari 2026
2.
3.
4.
Durian Tetap Segar dan Tak Bau, Ini Cara Menyimpannya di Kulkas
- 15 Januari 2026













