Jumat, 15 Mei 2026

Erick Thohir Optimistis Pemain Baru Perkuat Timnas

Erick Thohir Optimistis Pemain Baru Perkuat Timnas
Erick Thohir Optimistis Pemain Baru Perkuat Timnas

JAKARTA - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menaruh harapan besar agar Miliano Jonathans dan Mauro Zijlstra dapat segera memperkuat Timnas Indonesia menjelang laga FIFA Matchday September 2025. Kedua pemain keturunan itu tengah menunggu proses naturalisasi yang sudah mendapat lampu hijau dari DPR RI, sehingga peluang bagi mereka untuk mengenakan jersey Garuda semakin terbuka.

Awalnya, Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Kuwait dan Lebanon. Namun, perubahan mendadak terjadi ketika Kuwait memutuskan mundur, sehingga Taiwan dipilih sebagai pengganti. Dengan demikian, jadwal laga FIFA Matchday tetap berjalan sesuai rencana, yakni melawan Taiwan pada 5 September dan Lebanon pada 8 September 2025 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Erick Thohir menekankan pentingnya tambahan pemain ini bagi skuad Garuda. Menurutnya, Miliano Jonathans dan Mauro Zijlstra memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas permainan Timnas Indonesia. “Rekomendasi naturalisasi untuk Miliano Jonathans dan Mauro Zijlstra sudah dikirim DPR RI Puan Maharani kepada Sekretariat Negara untuk mendapatkan Keputusan Presiden (Keppres),” ujarnya.

Baca Juga

PLN Indonesia Power Dan DevvStream Garap PLTS Off-Grid dan Pasar Karbon

Proses naturalisasi ini menjadi momentum krusial bagi Timnas Indonesia, mengingat pertandingan melawan Taiwan dan Lebanon menjadi bagian dari persiapan untuk kompetisi internasional yang lebih besar. Setelah Keppres keluar, Miliano Jonathans dan Mauro Zijlstra akan mengambil sumpah sebagai Warga Negara Indonesia (WNI), sehingga sah secara hukum untuk memperkuat Timnas.

Kehadiran dua pemain ini tidak hanya menambah opsi bagi pelatih, tetapi juga memberikan motivasi tambahan bagi seluruh skuad Garuda. Erick Thohir berharap, kombinasi pemain naturalisasi dan talenta lokal dapat menciptakan sinergi yang kuat di lapangan.

Selain itu, PSSI memastikan semua persiapan untuk pertandingan berjalan lancar, termasuk logistik dan protokol pertandingan yang sesuai standar FIFA. Dengan tambahan dua pemain baru, Timnas Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk menghadapi lawan-lawannya secara kompetitif.

Partisipasi Miliano Jonathans dan Mauro Zijlstra juga diharapkan memberi efek positif bagi perkembangan sepak bola nasional secara keseluruhan. Erick Thohir menekankan bahwa strategi naturalisasi adalah bagian dari upaya PSSI untuk meningkatkan kualitas tim, sekaligus menumbuhkan semangat juang bagi generasi muda pemain lokal.

Seiring dengan persiapan menjelang laga FIFA Matchday, publik pecinta sepak bola Indonesia juga menantikan aksi Miliano Jonathans dan Mauro Zijlstra di lapangan. Jika proses naturalisasi berjalan lancar, keduanya akan menjadi bagian dari sejarah baru bagi Timnas Indonesia, menambah kekuatan skuad Garuda menghadapi Taiwan dan Lebanon.

Langkah PSSI ini juga menunjukkan komitmen organisasi terhadap pengembangan sepak bola nasional, dengan memadukan pemain naturalisasi dan talenta lokal untuk meraih hasil terbaik di kancah internasional. Erick Thohir menutup pernyataannya dengan optimisme, bahwa kehadiran Miliano Jonathans dan Mauro Zijlstra akan menjadi nilai tambah yang signifikan bagi Timnas Indonesia di FIFA Matchday September 2025.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Korupsi Chromebook: Ibrahim Arief Dijatuhi Vonis 4 Tahun Penjara

Korupsi Chromebook: Ibrahim Arief Dijatuhi Vonis 4 Tahun Penjara

Juri LCC MPR Kalbar Viral, Diduga Tak Konsisten Berikan Penilaian

Juri LCC MPR Kalbar Viral, Diduga Tak Konsisten Berikan Penilaian

Kompak, Tiga Saudara Kembar Identik di Henan Menikah Bersamaan

Kompak, Tiga Saudara Kembar Identik di Henan Menikah Bersamaan

PLN Pasang PLTS Atap 12 MWp di 400 Gedung Pintar untuk Tekan Emisi

PLN Pasang PLTS Atap 12 MWp di 400 Gedung Pintar untuk Tekan Emisi

Cegah Korupsi Transisi Energi, ICW Desak Kejaksaan Tetap Transparan

Cegah Korupsi Transisi Energi, ICW Desak Kejaksaan Tetap Transparan