Mudahkan Produksi, Jakarta Punya Layanan Terpadu untuk Ekosistem Film

Jakarta Film Commission resmi diluncurkan sebagai layanan terpadu untuk mendukung produksi film di Jakarta. (Sumber Foto: NET)
Selasa, 30 Juni 2026 | 16:11:38 WIB

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi meluncurkan Jakarta Film Commission (JFC). Inisiatif ini hadir sebagai layanan terpadu satu pintu atau one-stop film service untuk memperkuat ekosistem industri perfilman serta mewujudkan komitmen Jakarta sebagai Kota Sinema bertaraf internasional.

Layanan ini dioperasikan melalui program Filming in Jakarta oleh Jakarta Experience Board (JXB) di bawah PT Jakarta Tourisindo. 

Sebagai katalisator industri perfilman, JFC akan mendukung kemudahan seluruh proses produksi film di Jakarta, seperti efisiensi biaya syuting serta menghubungkan produser lokal maupun global dengan ekosistem vendor di Jakarta yang telah memenuhi standar dan sertifikasi internasional.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengatakan platform resmi ini akan memfasilitasi sineas dalam berbagai kebutuhan produksi, mulai dari perizinan, akses lokasi, hingga koordinasi di lapangan.

"Semuanya dirancang untuk mempermudah proses produksi bagi tim lokal maupun internasional," ujar pria yang akrab disapa Bang Rano ini dalam keterangannya, Senin (29/6/2026).

Layanan terpadu yang dihadirkan oleh JFC mencakup inovasi dan fasilitasi yang komprehensif, di antaranya:

  • Keringanan Pokok Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas Jasa Kesenian dan Hiburan untuk Tontonan Film Nasional sebesar 50 persen.
  • Koordinasi Perizinan Lintas OPD: Menyediakan kepastian waktu dan kejelasan prosedur operasional standar (SOP) untuk memangkas birokrasi perizinan produksi film.
  • Basis Data Akses Lokasi: Memberikan kemudahan akses ke direktori lokasi syuting di Jakarta, termasuk hasil kurasi titik-titik lokasi ikonis hingga pesona kampung kota yang autentik.
  • Efisiensi dan Standar Global: Menghubungkan produser lokal maupun internasional dengan ekosistem vendor di Jakarta yang telah memenuhi standar dan sertifikasi internasional.

Direktur Utama Jakarta Experience Board, Yunn Bali Mohammad Yusuf mengaku bangga pihaknya bisa mengambil peran kunci dalam mengelola Filming in Jakarta. Ia siap menjadikan JFC sebagai mitra terbaik sineas untuk mengeksplorasi potensi Jakarta sebagai latar cerita kelas dunia.

"Tugas kami memastikan JFC tidak hanya menjadi pusat informasi, tetapi juga menjadi sahabat dan mitra terbaik bagi para pembuat film," tutur Yunn.

Untuk membangun komunitas yang kuat, JFC kini membuka skema keanggotaan bagi sineas dan rumah produksi demi mendapatkan manfaat eksklusif. 

Sebagai langkah lanjutan dari peluncuran ini, JFC tengah mempersiapkan serangkaian agenda pada kuartal mendatang. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Jakarta Film Commission, panduan lokasi syuting, dan prosedur perizinan Filming in Jakarta, silakan kunjungi di https://jfc.co.id.

Reporter: Ferdi Tri Nor Cahyo