Aksi Nyata Sekolah dan Pesantren dalam Pemanfaatan Energi Surya
JAKARTA – Upaya mengenalkan energi bersih kepada generasi muda terus dilakukan melalui berbagai pendekatan pendidikan.
Salah satunya diwujudkan melalui pemasangan panel surya di lingkungan sekolah dan pesantren yang tidak hanya berfungsi sebagai sumber listrik alternatif, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran langsung tentang pentingnya menjaga lingkungan dan menghemat energi.
Melalui kolaborasi antara Lentera Hijau Indonesia, Program 1000 Cahaya Muhammadiyah, Kitabisa.org, Lazismu, PP Aisyiyah, serta dukungan teknis dari Universitas Gadjah Mada (UGM), panel surya kini telah terpasang di Aisyiyah Boarding School (ABS) Bandung dan SMP Aisyiyah Kota Sukabumi. Kedua lembaga pendidikan tersebut dipilih karena memiliki komitmen kuat dalam pengembangan pendidikan berbasis lingkungan.
Kehadiran panel surya diharapkan menjadi media belajar yang dapat memperkenalkan energi terbarukan kepada para siswa dan santri secara lebih nyata. Pemasangan pertama dilakukan di ABS Bandung pada 10 Juni 2026.
Tiga panel surya berkapasitas masing-masing 650 watt peak dipasang untuk mendukung kebutuhan energi di lingkungan pesantren, khususnya untuk operasional pompa air dan sistem irigasi lahan pertanian produktif.
Wakil Mudir ABS Bandung, Teguh Mulyadi, mengatakan bahwa teknologi energi surya akan mendukung berbagai program penghijauan yang selama ini dikembangkan oleh pesantren.
“Panel surya ini akan membantu operasional sistem penyiraman otomatis untuk lahan pertanian yang kami kelola. Kami berharap pendidikan lingkungan dan pemanfaatan energi terbarukan dapat berjalan beriringan sehingga santri tidak hanya belajar teori, tetapi juga melihat langsung praktiknya,” ujarnya.
ABS Bandung dikenal sebagai pesantren yang mengembangkan konsep pendidikan ramah lingkungan.
Sehari kemudian, program serupa dilaksanakan di SMP Aisyiyah Kota Sukabumi. Sekolah yang berdiri pada 2025 tersebut mengusung konsep Islamic Green School dan menjadikan isu lingkungan sebagai bagian dari proses pembelajaran.
Kepala SMP Aisyiyah Kota Sukabumi, Siti Sundus Awaliyah, menyambut baik hadirnya panel surya di sekolahnya.
“Panel surya ini menjadi sarana belajar yang sangat berharga bagi siswa. Mereka bisa memahami secara langsung bagaimana energi ramah lingkungan bekerja dan mengapa keberlanjutan lingkungan menjadi isu penting bagi masa depan,” katanya.