Bahlil Tekankan Kebijakan Batu Bara demi Kepentingan Nasional

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Sumber Foto: nikel.co.id)
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:42:48 WIB

JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan penegasan bahwa pihak pemerintah tak bakal tunduk oleh desakan pasar ataupun kepentingan golongan tertentu saat menetapkan kebijakan produksi batu bara domestik. 

Ia memberikan penekanan bahwa tiap ketetapan wajib berlandaskan pada kemaslahatan nasional dan kalkulasi ekonomi yang mendalam.

Melalui penjelasannya, Bahlil memaparkan bahwa pergerakan harga batu bara dunia sering kali memicu desakan dari beraneka pihak supaya volume produksi digenjot sewaktu harga melambung tinggi. Akan tetapi, bagi dia, tindakan semacam itu tidak selamanya selaras dengan kemaslahatan jangka panjang tanah air.

“Ketika harga tinggi, semua minta produksi dinaikkan. Tapi kalau produksi berlebihan, harga bisa jatuh dan pada akhirnya merugikan negara,” ujar Bahlil.

Ia menggarisbawahi bahwa pemerintah lewat Kementerian ESDM melaksanakan pembenahan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) secara proporsional. 

Langkah ini diterapkan demi mempertahankan keselarasan antara suplai dan permintaan, sekaligus menjamin stabilitas harga komoditas batu bara di kancah global. 

Berdasarkan penuturan Bahlil, tata kelola produksi yang terarah ini pun menjadi bagian dari siasat demi memaksimalkan pendapatan negara, terutama pada sektor energi serta sumber daya mineral. Lewat cara ini, ketidakpastian harga yang drastis dapat ditekan, dan sumbangsih bagi devisa negara dapat terus dipertahankan.

Di dalam ungkapan yang menyita perhatian masyarakat, Bahlil mengutarakan posisi teguhnya atas bermacam desakan yang menerpa dalam merumuskan ketetapan.

“Saya juga nggak bisa digertak-gertak,” tegasnya.

Ungkapan itu menunjukkan tekad kuat pemerintah demi mempertahankan kedaulatan pada tata kelola sumber daya alam. Bahlil mengimbuhkan bahwa lini energi, terutama batu bara, ialah salah satu pilar utama roda ekonomi domestik yang wajib diurus secara cermat, tidak sekadar bagi keperluan hari ini, melainkan juga bagi ketahanan jangka panjang. 

Lewat metode itu, pemerintah mempunyai harapan untuk mewujudkan ekosistem sektor batu bara yang kondusif, konsisten, serta dapat memberi maslahat tertinggi untuk negara sekaligus warga luas.

Reporter: Ferdi Tri Nor Cahyo