Pertamina Sukses Operasikan Platform Keempat Proyek Sisi Nubi

Platform proyek Sisi Nubi AOI. (Sumber Foto: dunia-energi.com)
Kamis, 11 Juni 2026 | 19:57:25 WIB

BALIKPAPAN - PT Pertamina Hulu Mahakam berhasil memulai produksi (onstream) dari Platform WPN-6 yang merupakan bagian dari Proyek Sisi Nubi Area of Interest 1-3-5 (SNB AOI 1-3-5) di Lapangan Lepas Pantai Sisi Nubi, Wilayah Kerja Mahakam, Kalimantan Timur. 

Fasilitas ini menjadi platform keempat yang resmi beroperasi dari total enam platform yang direncanakan dalam proyek tersebut.

Tahap awal pengoperasian Platform WPN-6 dimulai dengan pembukaan sumur NB-601 pada 5 Juni 2026 yang menghasilkan gas sebesar 6 MMSCFD, disusul pengaktifan sumur NB-603 pada 8 Juni 2026 dengan produksi 8 MMSCFD. Melalui proses optimalisasi dan stabilisasi, kedua sumur ini ditargetkan mampu menyumbang pasokan gas hingga 20 MMSCFD.

Keberhasilan Platform WPN-6 menyusul tiga platform sebelumnya, yakni WPS-4, WPS-5, dan WPN-7. Capaian ini menunjukkan konsistensi pengerjaan lapangan yang tetap memprioritaskan faktor keselamatan dan keandalan operasional.

General Manager PHM, Setyo Sapto Edi, menyatakan bahwa pencapaian penting dalam proyek SNB AOI 1-3-5 ini memperkuat komitmen serta strategi PHM untuk menjaga stabilitas produksi migas guna menopang ketahanan energi nasional.

“Pencapaian pada proyek ini sangat penting dalam menjaga keberlanjutan produksi migas dari wilayah Kalimantan, khususnya dari WK Mahakam,” kata Setyo dalam keterangannya, Rabu (10/6).

Ia menambahkan, lewat dukungan PT Pertamina Hulu Indonesia selaku induk usaha, perusahaan berkomitmen penuh untuk selalu melaksanakan investasi proyek dan operasional hulu migas yang aman, andal, patuh, sekaligus memberikan nilai tambah demi mewujudkan visi perusahaan.

“Keberhasilan onstream ini sejalan dengan visi Perusahaan untuk menjadi perusahaan energi nasional terdepan, yang mendukung keberlanjutan produksi migas, untuk ketersediaan dan ketahanan energi Indonesia,” ujar Setyo.

Setyo juga memaparkan implementasi teknologi terkini dalam proyek ini sebagai langkah strategis perusahaan dalam menahan laju penurunan produksi alamiah pada lapangan-lapangan yang sudah mature.

Keberhasilan proyek ini tidak lepas dari kolaborasi lintas tim dalam menjalankan tahapan pengujian krusial, seperti Emergency Shutdown (ESD) test, pembersihan sumur, hingga leak test untuk memastikan keamanan operasional sebelum pengaliran gas dimulai.

Reporter: Ferdi Tri Nor Cahyo