9 WNI Ditangkap Israel Tiba di RI, Menlu: Selamat Berkumpul Keluarga

WNI yang Sempat Ditahan Israel Tiba di RI. (Sumber Foto: detiknews.com)
Senin, 25 Mei 2026 | 20:58:58 WIB

JAKARTA – Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyambut kepulangan sembilan WNI relawan Global Sumud Flotilla 2026 yang sempat menjadi korban penangkapan Israel. Sugiono menuturkan bahwa para WNI yang menderita trauma fisik akan mendapatkan penanganan lebih lanjut.

"Terima kasih, selamat datang kembali, selamat berkumpul dengan keluarga dan tadi dari laporan ada beberapa rekan kami yang mengalami trauma fisik yang akan juga ditangani lebih lanjut," kata Sugiono di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (24/5/2026).

Sugiono menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pembebasan serta pemulangan para WNI tersebut. 

Apresiasi khusus disampaikan Sugiono kepada pemerintah Turki. "Terima kasih kepada bapak Presiden atas arahannya, kepada para anggota Komisi I, pimpinan dan anggota Komisi I DPR RI, Global Sumud Flotilla," ucap dia. 

"Khusus ucapan terima kasih kami sampaikan kepada pemerintah Turki, Yordania, dan Mesir yang juga telah membantu khususnya lagi terlebih khusus lagi pemerintah Turki yang juga membantu penjemputan saudara-saudara kami ini dari Ashdod," sambungnya.

Sebelumnya, kesembilan relawan tersebut keluar dari Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 16.25 WIB dengan mengenakan keffiyeh. Kedatangan mereka disambut sorak-sorai kerabat yang membawa spanduk serta bendera Palestina. 

Penangkapan mereka bermula saat pasukan Israel mencegat kapal bantuan kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) pada Senin (18/5). Seluruh relawan GSF, termasuk sembilan WNI, dibebaskan pada Kamis (21/5) setelah sempat singgah di Turki. Sejumlah relawan melaporkan adanya perlakuan tidak manusiawi, termasuk tindak kekerasan fisik selama masa penahanan oleh tentara Israel.

Reporter: Ferdi Tri Nor Cahyo