SKK Migas Edukasi Mahasiswa PMII UPI Sumenep Soal Hulu Migas

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:11:13 WIB
SKK Migas Jabanusa Edukasi PMII UPI (Sumber Foto: NET)

SUMENEP - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Jabanusa bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) wilayah Sumenep mengajak mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas PGRI (UPI) Sumenep untuk berpartisipasi dalam kegiatan edukasi sektor hulu migas.

Lewat agenda ini, para mahasiswa diberikan pemahaman secara mendalam mengenai alur bisnis industri migas serta kontribusinya bagi ketahanan energi nasional dan kemajuan daerah. 

Perwakilan PMII UPI Sumenep diterima langsung oleh Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Jabanusa, Febrian Ihsan, bersama perwakilan dari HCML, Kangean Energy Indonesia (KEI), dan Medco.

"Kami berharap rekan-rekan mahasiswa dapat menjadi jembatan informasi yang baik dan benar kepada masyarakat," kata Febrian, Rabu (13/5/2026).

Febrian menilai bahwa sektor hulu migas merupakan industri vital yang membutuhkan dukungan dari berbagai elemen, termasuk dari kalangan kampus dan mahasiswa. 

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa berkesempatan mengunjungi Migas Corner yang menyajikan data interaktif seputar sejarah migas, operasional bisnis, hingga program pemberdayaan masyarakat.

Para peserta juga menyaksikan simulasi visual terkait fasilitas migas di lepas pantai serta penerapan standar keamanan kerja yang ketat di industri tersebut. 

Ketua Komisariat PMII UPI Sumenep, Diky Alamsyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan tambahan pengetahuan yang sangat signifikan bagi para mahasiswa.

"Kunjungan ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami mendapat penjelasan langsung dari praktisi industri tentang bagaimana industri ini beroperasi dengan mengedepankan aspek keselamatan dan perlindungan lingkungan," tuturnya.

Selain menerima edukasi, pihak PMII UPI Sumenep turut menyerahkan dokumen policy brief kepada SKK Migas Jabanusa dan KKKS Sumenep yang berisi usulan mengenai pengembangan pusat informasi migas.

Terkini