Harga Minyak Melambung Tinggi Hingga Brent Tembus USD 104

Kamis, 30 April 2026 | 13:50:19 WIB
Ilustrasi Harga Minyak

JAKARTA – Harga minyak dunia melonjak tajam dengan jenis Brent mencapai USD 104 per barel akibat kekhawatiran gangguan pasokan energi imbas konflik Rusia dan Ukraina.

Ketegangan militer di Eropa Timur memicu kepanikan investor terhadap kelancaran distribusi minyak global.

"Harga minyak Brent melonjak di atas USD 104 per barel untuk pertama kalinya sejak 2014 setelah serangan Rusia ke Ukraina menambah kekhawatiran akan gangguan pasokan energi global," ujar analis pasar uang, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, Kamis (30/4/2026).

Pihak otoritas bursa mencatat lonjakan ini terjadi hanya dalam waktu singkat setelah instruksi operasi militer dikeluarkan.

Analis berpendapat bahwa sanksi ekonomi yang dijatuhkan negara barat kepada Rusia berpotensi menghambat ekspor bahan bakar fosil tersebut.

Minyak mentah jenis West Texas Intermediate juga ikut terkerek naik mendekati angka USD 100 per barel.

Kenaikan drastis ini menjadi beban baru bagi negara pengimpor minyak yang sedang berjuang memulihkan ekonomi.

Cadangan energi strategis di beberapa negara mulai dipertimbangkan untuk dilepas guna menstabilkan harga di pasar.

Banyak pihak memprediksi volatilitas harga komoditas ini akan terus berlanjut selama solusi diplomasi belum ditemukan.

Dampak kenaikan biaya energi diperkirakan bakal merembet pada peningkatan harga barang konsumsi secara umum.

Terkini