KAI Daop 9 Jember Tambah Petugas Jaga Lintas Selama Libur Sekolah

FE
Ferdi Tri Nor Cahyo

Editor: Yoga Susyla Utama

Selasa, 07 Juli 2026
KAI Daop 9 Jember Tambah Petugas Jaga Lintas Selama Libur Sekolah
KAI Daop 9 Jember menambah 17 Petugas Jaga Lintas ekstra di perlintasan sebidang. (Sumber Foto: NET)

KANIGARAN - Masa liburan sekolah turut dirasakan oleh PT Kereta Api Indonesia.Semenjak masa liburan, terdapat kenaikan jumlah perjalanan kereta api.

Guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, KAI Daop 9 Jember menambah 17 petugas jaga lintas (PJL) tambahan di perlintasan sebidang yang belum dilengkapi palang pintu.

Dua lokasi perlintasan sebidang di antaranya berada di wilayah Leces serta Bayeman Tongas, Kabupaten Probolinggo.

Manajer Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro menuturkan, selama liburan sekolah, pihaknya berupaya memperbaiki keamanan perjalanan kereta api serta pengguna jalan.

Penempatan PJL tambahan dilakukan pada beberapa perlintasan yang membutuhkan pengamanan ekstra seiring bertambahnya mobilitas penduduk selama masa liburan.

Pihaknya menambahkan sebanyak 17 Petugas Jaga Lintas (PJL) tambahan yang bertugas di beberapa perlintasan sebidang pada area operasional Daop 9 Jember.

Penugasan itu berlangsung selama periode 22 Juni hingga 12 Juli 2026.

"Secara keseluruhan, Daop 9 Jember memiliki 316 petugas jaga lintas yang bertugas menjaga keselamatan di perlintasan sebidang. Selain itu, selama masa liburan kami menambah 17 PJL ekstra yang ditempatkan pada sejumlah titik strategis guna meningkatkan kewaspadaan serta memberikan rasa aman bagi perjalanan kereta api maupun pengguna jalan," ujar dari Sumbernya.

Pada area Daop 9 Jember sendiri masih ada beberapa perlintasan yang belum dijaga, tersebar di 163 titik.

Dengan titik distribusi di wilayah Pasuruan 14 titik, Probolinggo 13 titik, Klakah 35 titik, Tanggul 15 titik, Jember 23 titik, Kalisat 26 titik, Kalibaru 24 titik, serta Rogojampi 13 titik.

”Kondisi tersebut membutuhkan peran aktif seluruh pengguna jalan untuk selalu disiplin dan meningkatkan kewaspadaan saat melintasi perlintasan sebidang,” ujar dari Sumbernya.

Dari Sumbernya meminta masyarakat supaya selalu menaati peraturan saat melewati perlintasan kereta api.

Oleh karenanya, masyarakat diharapkan ikut memelihara keamanan perjalanan kereta api dengan tidak melakukan kegiatan di jalur rel, tidak merusak sarana perkeretaapian, serta selalu mengutamakan keamanan saat berada di sekitar perlintasan sebidang.

"Berhenti sejenak, tengok kanan dan kiri, pastikan tidak ada kereta api yang akan melintas, serta dahulukan perjalanan kereta api. Jangan menerobos palang pintu yang sudah mulai ditutup maupun mengabaikan isyarat dari petugas. Keselamatan di perlintasan merupakan tanggung jawab bersama," imbau dari Sumbernya.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua