Quang Ninh Perkokoh Posisi Sebagai Kutub Pertumbuhan Energi Nasional
QUANG NINH - Dalam konteks percepatan implementasi Rencana Pengembangan Energi VIII guna menjamin keamanan energi serta mendorong transformasi hijau, Provinsi Quang Ninh secara bertahap membentuk perannya sebagai kutub pertumbuhan baru sektor energi nasional dengan visi mengembangkan pusat industri dan layanan energi terbarukan berskala regional.
Selama beberapa dekade, Quang Ninh telah memainkan peran krusial dalam memastikan keamanan energi nasional.
Seiring dengan tren transisi energi global dan tuntutan pembangunan berkelanjutan, provinsi ini dengan cepat beradaptasi, beralih dari pola pikir pembangunan satu sektor menuju diversifikasi sumber energi. Revisi Rencana Pengembangan Energi VIII telah membuka peluang pembangunan baru bagi Quang Ninh.
Menurut rencana tersebut, pada periode 2025-2030, provinsi ini dialokasikan 23 proyek pembangkit listrik dengan kapasitas total melebihi 3.500 MW; sementara pada periode 2031-2035, akan dikembangkan 8 proyek dengan kapasitas total hampir 6.700 MW.
Struktur sumber energi sangat beragam, mencakup tenaga LNG, angin darat, angin lepas pantai, surya, limbah, biomassa, air, hingga termal kogenerasi. Pergeseran ini menunjukkan tekad Quang Ninh dalam berkontribusi pada target Vietnam mencapai emisi nol bersih pada 2050.
Hingga akhir Mei 2026, provinsi ini telah menyeleksi investor untuk 6 proyek pembangkit listrik dengan total kapasitas 2.165 MW, mencapai hampir 62% dari target periode 2025-2030.
Bapak Tran Quang Tuyen, Direktur Jenderal Grup Investasi Konstruksi Cuong Thinh Thi, yang mewakili konsorsium investor dalam proyek pembangkit listrik tenaga angin Quang Ninh 1, menyatakan: "Bimbingan ketat dari provinsi dan konsensus masyarakat adalah 'kunci' bagi unit untuk menyelesaikan prosedur hukum dan memulai proyek sesuai jadwal.
Unit telah berkoordinasi erat dengan otoritas setempat untuk mengatur pembangunan di mana pun lahan diserahkan, memastikan proyek selesai sesuai jadwal seperti yang telah dijanjikan kepada provinsi."
Provinsi ini juga melaksanakan pembangunan jaringan transmisi secara sinkron agar pasokan listrik tersalurkan optimal. Selain itu, Quang Ninh memiliki potensi tenaga angin lepas pantai sekitar 13.000 MW dan berencana mengusulkan tambahan 9.000 MW pada tahap selanjutnya.
Pengembangan ini tidak hanya berfokus pada pembangkitan, tetapi bertujuan membangun ekosistem energi lengkap mencakup logistik, manufaktur peralatan, hingga pelatihan sumber daya manusia.
Jika pusat industri energi terbarukan antarwilayah ini disetujui, Quang Ninh akan menjadi salah satu pusat energi terbesar di Utara yang memberikan kontribusi signifikan bagi anggaran negara serta pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.