Pacu Transisi Energi, Foxconn Bangun Pembangkit Listrik 1 GW di Vietnam

FE
Ferdi Tri Nor Cahyo

Editor: Yoga Susila Utama

Jumat, 12 Juni 2026
Pacu Transisi Energi, Foxconn Bangun Pembangkit Listrik 1 GW di Vietnam
Foxconn dan Brookfield bekerja sama membangun pembangkit listrik energi terbarukan 1 GW di Vietnam. (Sumber Foto: NET)

VIETNAM - Foxconn, mitra manufaktur Apple dan Nvidia, akan menjalin kolaborasi dengan Brookfield untuk mengembangkan energi terbarukan hingga 1 GW di Vietnam guna menunjang operasi manufaktur mereka. 

Menurut DealStreetAsia, Brookfield Asset Management dan Hon Hai Technology Group (Foxconn) telah mengumumkan kesepakatan kerja sama untuk berinvestasi serta membangun proyek energi terbarukan di Vietnam, di tengah melonjaknya permintaan listrik ramah lingkungan dari kalangan produsen teknologi.

Berdasarkan pengumuman bersama, kedua perusahaan merencanakan pengembangan hingga 1 GW tenaga angin, tenaga surya, serta sistem penyimpanan energi baterai (BESS) skala besar. Kapasitas tersebut akan melayani operasi produksi Foxconn beserta mitra rantai pasokannya di Vietnam. 

Proyek ini bakal diimplementasikan melalui perjanjian pembelian listrik jangka panjang, di mana Brookfield dan Foxconn akan bersama-sama berinvestasi dan mengelola aset proyek tersebut.

Investasi dari pihak Brookfield akan disalurkan melalui Catalytic Transition Fund, sebuah dana pasar negara berkembang dengan platform senilai $1 miliar dari ALTERRA—dana investasi yang didukung oleh Uni Emirat Arab (UEA). 

Dana ini berfokus pada proyek-proyek yang mempercepat transisi energi serta pencapaian target emisi nol bersih di negara-negara berkembang, termasuk Asia Tenggara.

Daniel Cheng, Direktur Energi untuk Asia Pasifik di Brookfield, meyakini bahwa perjanjian dengan Foxconn mencerminkan meningkatnya permintaan dari sektor bisnis untuk energi terbarukan di Vietnam. 

Menurut pemimpin ini, kebijakan yang mendorong transisi energi di Asia Tenggara memberikan dorongan lebih lanjut bagi proyek energi terbarukan dan aktivitas investasi dana tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

Sementara itu, James Tu, Kepala Investasi Foxconn, mengatakan bahwa kemitraan dengan Brookfield akan membantu grup tersebut mengamankan pasokan listrik yang stabil dan hemat biaya untuk mendukung strategi pertumbuhannya di wilayah tersebut. 

Foxconn kini menjadi salah satu produsen elektronik terbesar di Vietnam dengan fasilitas produksi luas di provinsi Bac Ninh dan Quang Ninh. Ekspansi ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen perusahaan teknologi global dalam memenuhi target pengurangan emisi karbon sekaligus menjaga stabilitas pasokan listrik bagi fasilitas manufaktur mereka di Asia Tenggara.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua