Peran Vital Koperasi Desa dalam Mendukung Ketahanan Energi Nasional

FE
Ferdi Tri Nor Cahyo

Editor: Yoga Susila Utama

Selasa, 09 Juni 2026
Peran Vital Koperasi Desa dalam Mendukung Ketahanan Energi Nasional
Rokhmat Ardiyan menyoroti peran Koperasi Desa Merah Putih dalam pengembangan energi baru terbarukan di perdesaan. (Sumber Foto: NET)

JAKARTA - Anggota Komisi XII DPR RI, Rokhmat Ardiyan menyatakan bahwa Koperasi Desa Merah Putih berpeluang menjadi motor utama dalam pengembangan energi baru terbarukan (EBT) di perdesaan.

Pernyataan ini disampaikan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI bersama Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, serta Direktur Utama PT PLN (Persero) pada Senin (08/06/2026).

Menurut Rokhmat, jaringan Koperasi Desa Merah Putih yang luas dapat digunakan untuk membentuk ekosistem EBT berbasis masyarakat dengan mengelola sumber energi lokal, seperti bioenergi, PLTS, serta pengolahan sampah.

"Kami punya Koperasi Merah Putih yang jumlahnya cukup banyak. Bagaimana memanfaatkan Koperasi Merah Putih ini dengan sebaik-baiknya untuk membangun ekosistem energi baru terbarukan," ujar Rokhmat.

Salah satu potensi yang disorot adalah pengolahan limbah minyak goreng rumah tangga menjadi bahan baku energi bernilai ekonomi tinggi.

"Sebagai contoh, di desa-desa itu banyak minyak jelantah ya. Bagaimana minyak jelantah ini dirubah, manfaatnya menjadi untuk avtur," katanya.

Rokhmat menilai koperasi adalah ujung tombak yang ideal bagi pembangunan EBT karena jaringannya bersentuhan langsung dengan masyarakat.

"Kemudian Koperasi Merah Putih juga bisa dimanfaatkan dalam pengembangan ekosistem bio-energi seperti PLTS, Bu. Kemudian kami rubah sampah-sampah ini, sampah-sampah ini kami rubah, bisa menjadi energi," ujarnya.

Rokhmat menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan mendukung ketahanan energi nasional sekaligus menciptakan kegiatan ekonomi baru bagi warga desa. Ia pun mendorong sosialisasi pemanfaatan bioetanol melalui jaringan koperasi yang ada untuk memperkuat kemandirian energi masyarakat. 

Legislator dari dapil Jawa Barat X tersebut juga mendukung kolaborasi antara pemerintah, PLN, dan koperasi untuk mempercepat pengembangan EBT.

"Jadi saya mengharapkan kolaborasi Dirjen Gatrik, PLN, dan Dirjen Energi Baru Terbarukan supaya menggandeng Koperasi Merah Putih. Kalau ibu butuh dukungan anggaran, kami Fraksi Partai Gerindra siap, karena energi adalah untuk masa depan bangsa dan negara, sesuai dengan arahan Bapak Presiden Prabowo," tegasnya.

Selain membahas EBT, Rokhmat menekankan pentingnya menjaga keandalan infrastruktur kelistrikan nasional, khususnya gardu induk dan transformator yang sudah berumur. Langkah antisipasi dinilai krusial guna menjaga stabilitas pasokan listrik di tengah meningkatnya kebutuhan energi.

"Selanjutnya kepada Pak Dirut, PLN, kami berpesan, Pak hati-hati Jakarta ya Pak, jangan sampai terjadi masalah, terutama gardu induk yang usianya sudah tua-tua Pak. Kemudian trafo-trafo saya titip, dan terutama juga di dapil saya di Kuningan Ciamis Banjar Pangandaran," tutup Rokhmat.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua