Minggu, 17 Mei 2026

Rusia Siap Lanjutkan Proyek Migas Blok Tuna Mulai Juni 2026

Rusia Siap Lanjutkan Proyek Migas Blok Tuna Mulai Juni 2026
Perusahaan Migas Rusia Zarubezhneft Siap Lanjutkan Proyek Blok Tuna Juni 2026. (Sumber Foto: NET)

JAKARTA - Perusahaan minyak dan gas bumi asal Rusia, Joint Stock Company Zarubezhneft (JSC Zarubezhneft), menegaskan kesiapannya untuk menggulirkan kembali proyek migas Blok Tuna di Laut Natuna pada Juni mendatang.

Kelanjutan proyek Blok Tuna ini sebelumnya sempat mandek menyusul mundurnya Premier Oil, anak usaha Harbour Energy, yang merupakan mitra kerja Zarubezhneft dalam pengelolaan blok tersebut.

Kepastian komitmen dari perusahaan Rusia ini disampaikan langsung kepada Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung di sela-sela agenda Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-14 Indonesia-Rusia Bidang Kerja Kerja Sama Perdagangan, Ekonomi, dan Teknik di Kazan, Rusia.

Baca Juga

Gubernur Mirza Bidik Investasi Energi Hijau Bersama Citaglobal Berhad

"Kami bertemu dengan Zarubezhneft dan membahas kelanjutan proyek Blok Tuna yang masih tertunda. Zarubezhneft menyatakan komitmennya untuk melanjutkan proyek tersebut pada Juni bulan depan. Pemerintah akan memberikan dukungan untuk kelanjutan proyek ini," ujar Yuliot dalam keterangan resmi, Jumat (15/5/2026).

JSC Zarubezhneft sendiri mulai masuk ke proyek di Indonesia sejak mengakuisisi 50% hak partisipasi atau participating interest (PI) di Proyek Tuna melalui anak usahanya, ZN Asia Ltd., pada tahun 2020.

Dalam pertemuan tersebut, Zarubezhneft juga mengutarakan minatnya untuk menggarap sejumlah proyek migas lain di Indonesia. Langkah ini diambil demi mendukung target peningkatan produksi migas nasional lewat pemanfaatan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) serta pengaktifan kembali sumur-sumur minyak yang menganggur (idle).

Keinginan investasi Zarubezhneft di tanah air ini telah diresmikan ke dalam dokumen Agreed Minutes SKB ke-14 RI-Rusia. 

Lewat dokumen itu, delegasi Rusia mencatat hasrat kuat JSC Zarubezhneft untuk memperluas ekspansi dan memperkuat kemitraan di Indonesia, termasuk terlibat dalam proyek-proyek baru bersama perusahaan migas domestik.

Di samping itu, pihak Rusia mengharapkan bantuan dalam penyelesaian regulasi kepatuhan (compliance) bagi perusahaan-perusahaan bentukan Zarubezhneft guna memuluskan jalur distribusi pasokan minyak ke Indonesia.

Ferdi Tri Nor Cahyo

Ferdi Tri Nor Cahyo

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Wamen ESDM Ungkap Perkembangan Kerja Sama Energi RI-Rusia

Wamen ESDM Ungkap Perkembangan Kerja Sama Energi RI-Rusia

Gejolak Global: Urgensi Percepatan Transisi Energi Bersih Nasional

Gejolak Global: Urgensi Percepatan Transisi Energi Bersih Nasional

Harga Emas-Tembaga Turun, Saham Pertambangan Merosot

Harga Emas-Tembaga Turun, Saham Pertambangan Merosot

Azhari Akhiri Masa Jabatan di SKK Migas Kalimantan-Sulawesi

Azhari Akhiri Masa Jabatan di SKK Migas Kalimantan-Sulawesi

BPH Migas Akselerasi Aplikasi XStar untuk BBM Subsidi di Kepri

BPH Migas Akselerasi Aplikasi XStar untuk BBM Subsidi di Kepri