Rusia Siap Lanjutkan Proyek Migas Blok Tuna Mulai Juni 2026
- Sabtu, 16 Mei 2026
JAKARTA - Perusahaan minyak dan gas bumi asal Rusia, Joint Stock Company Zarubezhneft (JSC Zarubezhneft), menegaskan kesiapannya untuk menggulirkan kembali proyek migas Blok Tuna di Laut Natuna pada Juni mendatang.
Kelanjutan proyek Blok Tuna ini sebelumnya sempat mandek menyusul mundurnya Premier Oil, anak usaha Harbour Energy, yang merupakan mitra kerja Zarubezhneft dalam pengelolaan blok tersebut.
Kepastian komitmen dari perusahaan Rusia ini disampaikan langsung kepada Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung di sela-sela agenda Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-14 Indonesia-Rusia Bidang Kerja Kerja Sama Perdagangan, Ekonomi, dan Teknik di Kazan, Rusia.
Baca JugaGubernur Mirza Bidik Investasi Energi Hijau Bersama Citaglobal Berhad
"Kami bertemu dengan Zarubezhneft dan membahas kelanjutan proyek Blok Tuna yang masih tertunda. Zarubezhneft menyatakan komitmennya untuk melanjutkan proyek tersebut pada Juni bulan depan. Pemerintah akan memberikan dukungan untuk kelanjutan proyek ini," ujar Yuliot dalam keterangan resmi, Jumat (15/5/2026).
JSC Zarubezhneft sendiri mulai masuk ke proyek di Indonesia sejak mengakuisisi 50% hak partisipasi atau participating interest (PI) di Proyek Tuna melalui anak usahanya, ZN Asia Ltd., pada tahun 2020.
Dalam pertemuan tersebut, Zarubezhneft juga mengutarakan minatnya untuk menggarap sejumlah proyek migas lain di Indonesia. Langkah ini diambil demi mendukung target peningkatan produksi migas nasional lewat pemanfaatan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) serta pengaktifan kembali sumur-sumur minyak yang menganggur (idle).
Keinginan investasi Zarubezhneft di tanah air ini telah diresmikan ke dalam dokumen Agreed Minutes SKB ke-14 RI-Rusia.
Lewat dokumen itu, delegasi Rusia mencatat hasrat kuat JSC Zarubezhneft untuk memperluas ekspansi dan memperkuat kemitraan di Indonesia, termasuk terlibat dalam proyek-proyek baru bersama perusahaan migas domestik.
Di samping itu, pihak Rusia mengharapkan bantuan dalam penyelesaian regulasi kepatuhan (compliance) bagi perusahaan-perusahaan bentukan Zarubezhneft guna memuluskan jalur distribusi pasokan minyak ke Indonesia.
Ferdi Tri Nor Cahyo
idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026
Menekraf Sebut Aset Kripto Perkuat Komersialisasi Kekayaan Intelektual Ekraf
- Jumat, 10 April 2026












