Sensus Ekonomi 2026 Anambas Dimulai, Fokus Utama pada Sektor Migas

FE
Ferdi Tri Nor Cahyo

Editor: Yoga Susila Utama

Selasa, 12 Mei 2026
Sensus Ekonomi 2026 Anambas Dimulai, Fokus Utama pada Sektor Migas
Kepala BPS Kepri, Toto Silitonga didampingi Bupati Kepulauan Anambas, Aneng mendatangi Matak Base untuk melaksanakan Sensus Ekonomi. (Sumber Foto:NET)

ANAMBAS - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Kepulauan Anambas telah resmi berjalan sejak tanggal 1 Mei hingga 30 Juni 2026 mendatang.

Badan Pusat Statistik (BPS) menyelenggarakan kegiatan strategis ini untuk memetakan kondisi ekonomi wilayah yang akan menjadi landasan penyusunan kebijakan pembangunan di masa depan. Pendataan pada tahap awal ini menitikberatkan pada sektor industri, terutama minyak dan gas bumi (migas) yang menjadi penggerak utama ekonomi di Anambas.

Kepala BPS Kepulauan Riau, Toto Haryanto Silitonga, bersama Bupati Anambas, Aneng, melakukan kunjungan ke kawasan Matak Base di Kecamatan Kute Siantan pada Senin (11/5) guna meninjau proses pendataan. Kawasan Matak Base berada dalam pengawasan SKK Migas dan memiliki peran sebagai pusat logistik serta operasional pendukung bagi pengeboran migas lepas pantai di wilayah Anambas.

Toto Haryanto Silitonga menjelaskan bahwa sensus ekonomi sepuluh tahunan tersebut sangat krusial guna memantau perubahan struktur ekonomi serta perkembangan dunia usaha di daerah. Data hasil sensus ini nantinya akan dimanfaatkan oleh pemerintah sebagai dasar dalam menetapkan arah kebijakan serta pengambilan keputusan strategis.

“Melalui sensus ekonomi ini kami bisa melihat perubahan ekonomi selama 10 tahun terakhir. Mulai dari perkembangan usaha, industri, tenaga kerja sampai potensi ekonomi daerah. Data ini sangat penting karena menjadi dasar pemerintah menyusun kebijakan pembangunan,” ujar Toto.

Ia menyampaikan bahwa sektor migas memperoleh atensi khusus dikarenakan kontribusinya yang besar terhadap ekonomi Kabupaten Kepulauan Anambas dan Provinsi Kepulauan Riau. Walaupun begitu, pihak BPS belum mendapatkan data mendalam terkait jumlah sumur aktif maupun kapasitas produksi dari pihak perusahaan dan SKK Migas dalam kunjungan tersebut.

Aneng memberikan penekanan mengenai pentingnya pembangunan yang berlandaskan data valid serta terukur agar setiap program pemerintah dapat tepat sasaran bagi masyarakat.

“Kalau datanya lengkap dan akurat, pemerintah pusat akan lebih mudah melihat kebutuhan daerah kami. Karena itu saya berharap seluruh pelaku usaha mendukung sensus ekonomi ini agar pembangunan Anambas ke depan lebih terarah,” tegasnya.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua