Delis Menawarkan Hilirisasi Nikel dan Ekosistem EV ke Investor Global
JAKARTA - Bupati Morowali Utara (Morut), Delis Julkarson Hehi, menawarkan berbagai peluang investasi strategis kepada para pemodal dari mancanegara dalam ajang bisnis internasional yang diinisiasi oleh Chindo Business Center di Park Hyatt Jakarta, Sabtu (9/5/2026).
Dalam forum yang dihadiri oleh para alumni Executive MBA Universitas Xiamen tersebut, Delis menonjolkan potensi hilirisasi nikel, pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik (EV), sektor perkebunan kelapa sawit, hingga potensi bidang perikanan di wilayah Morut.
Delis menjelaskan bahwa saat ini Morut tengah bertransformasi menjadi titik pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia, seiring dengan akselerasi hilirisasi industri mineral serta pembangunan kawasan industri yang terintegrasi.
Merujuk pada data Pemerintah Kabupaten Morut, angka pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut pada tahun 2025 berhasil mencapai 23,94 persen. Capaian positif ini didorong oleh aktivitas hilirisasi nikel yang terus menunjukkan ekspansi signifikan.
Pemerintah daerah juga mencatat bahwa ketersediaan cadangan nikel di Morut diperkirakan berada pada angka 487 juta ton.
Besarnya potensi ini membuka peluang lebar bagi investasi di bidang smelter, industri produk turunan nikel, hingga penyokong material utama untuk baterai kendaraan listrik.
"Morowali Utara bukan lagi sekadar daerah dengan potensi besar, tetapi telah menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia dengan ekosistem industri yang semakin matang, terintegrasi, dan berkelanjutan," ungkap Delis.
Selain pada aspek pertambangan dan hilirisasi nikel, Delis juga menyodorkan peluang investasi di sektor perkebunan kelapa sawit yang memiliki luas lahan sekitar 55 ribu hektare.
Ia pun turut memperkenalkan sektor perikanan Morut yang dipandang memiliki prospek menjanjikan untuk menyokong industri pangan serta aktivitas ekspor komoditas laut.
Bagi Delis, keberadaan Proyek Strategis Nasional (PSN) di wilayahnya memberikan nilai tambah yang sangat berarti bagi para investor. Hal ini ditunjang oleh kesiapan infrastruktur, efisiensi pada sistem logistik, serta berbagai kemudahan dalam proses pengurusan perizinan usaha.
Pemkab Morut menyatakan membuka pintu kolaborasi seluas-luasnya bagi para investor global untuk membangun industri masa depan di kawasan timur Indonesia.