Laba Bersih Medco Energi Naik Tajam, Valuasi Saham Dinilai Masih Murah

FE
Ferdi Tri Nor Cahyo

Editor: Yoga Susila Utama

Senin, 11 Mei 2026
Laba Bersih Medco Energi Naik Tajam, Valuasi Saham Dinilai Masih Murah
Ilustrasi Medco Energi Internasional (MEDC). (Sumber Foto:NET).

JAKARTA - Emiten PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) saat ini memiliki valuasi harga yang cenderung rendah di tengah lonjakan signifikan pada capaian kinerja keuangan perusahaan. 

Kondisi ini membuka peluang besar bagi penguatan harga saham MEDC yang kini mendapatkan target harga cukup tinggi dari berbagai broker.

Berdasarkan hasil riset yang dirilis oleh RHB Sekuritas, perolehan EBITDA MEDC pada kuartal I-2026 berhasil menembus angka US$351 juta atau mengalami pertumbuhan sebesar 6 persen. 

Capaian tersebut sudah mencakup 28 persen serta 27 persen dari total estimasi sepanjang tahun yang diproyeksikan oleh RHB maupun konsensus.

Pertumbuhan performa ini didorong oleh volume produksi yang meningkat serta penguatan realisasi harga minyak mentah dunia. 

Pihak broker memberikan catatan bahwa laba bersih perusahaan terbang hingga 283 persen pada periode ini, yang sebagian besar dipicu oleh kontribusi besar dari PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN). 

Pendapatan dari entitas asosiasi tersebut telah berbalik positif menjadi US45juta,berbandingterbalikdengankerugianUS20 juta pada kuartal I-2025.

“AMMN berkontribusi sebesar US33,5jutakelababersihMEDCpadakuartalI?2026vsperiodesamatahunlaluyangmenyumbangrugiUS29 juta,” tulis RHB Sekuritas, dikutip dari berbagai sumber, Minggu (10/5/2026).

Pada sisi operasional, RHB melakukan penyesuaian terhadap lifting cost MEDC tahun 2026 menjadi US8,8/boedariproyeksiawalUS8,6/boe. Asumsi harga minyak jenis Brent tahun 2026 juga dikerek menjadi US83perbareldariposisisebelumnyaUS62 per barel, serta dipatok US$72 per barel untuk tahun 2027.

RHB turut menaikkan proyeksi EBITDA MEDC sebanyak 15 persen menjadi US$1,5 miliar untuk tahun 2025 sebagai respons atas hasil kuartal pertama yang solid. 

Keputusan ini diambil bersamaan dengan penyertaan asumsi harga minyak paling baru dan tetap menjaga target produksi hidrokarbon pada angka 171 ribu boepd.

Jika ditinjau dari pergerakan di pasar modal, valuasi MEDC saat ini tergolong murah, yakni sebesar 3,6 kali EV/EBITDA 2026 atau 18 persen lebih rendah di bawah rata-rata para pesaingnya. 

Pasar memberikan penilaian PER 2026 untuk MEDC sebesar 5,3 kali, jauh di bawah rata-rata perusahaan di sektor sejenis yang berada di angka 9,8 kali.

Pihak broker memberikan rekomendasi beli untuk saham MEDC dengan target harga menyentuh Rp2.200 per lembar. Target harga tersebut menawarkan potensi kenaikan sebesar 28 persen dengan tingkat imbal hasil dividen atau yield di angka 4 persen.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua