Kamis, 30 April 2026

106 Tambang Belum Sampaikan RKAB 2026 Terancam Ditangguhkan

106 Tambang Belum Sampaikan RKAB 2026 Terancam Ditangguhkan
Ilustrasi pertambangan

AKARTA - Sebanyak 106 tambang belum sampaikan RKAB 2026 kepada pemerintah sehingga berpotensi menghadapi sanksi penangguhan operasional dalam waktu dekat.

Keterlambatan ini menjadi sorotan serius bagi otoritas terkait karena dokumen rencana kerja merupakan syarat mutlak untuk memulai aktivitas produksi.

"Kami mencatat masih ada 106 tambang belum sampaikan RKAB 2026 hingga batas waktu yang ditentukan, sehingga sanksi penangguhan akan segera diproses," ujar Bambang Suswantono, sebagaimana dilangsir dari bloombergtechnoz.com, Selasa (28/4/2026).

Baca Juga

Jemaah Haji Mulai Kirim Oleh-oleh via Kargo untuk Hindari Overkapasitas

Bambang berpendapat bahwa kepatuhan administrasi merupakan cerminan dari komitmen perusahaan dalam menjalankan praktik pertambangan yang sesuai regulasi.

Pemerintah tidak akan memberikan toleransi bagi pemegang izin yang mengabaikan kewajiban penyusunan rencana kerja tahunan.

"Bagi 106 tambang belum sampaikan RKAB 2026 ini, konsekuensi logisnya adalah mereka tidak diperbolehkan melakukan kegiatan penambangan sama sekali," tegas Bambang Suswantono, sebagaimana dilangsir dari bloombergtechnoz.com, Selasa (28/4/2026).

Langkah tegas ini diambil guna memastikan seluruh pelaku usaha di sektor mineral dan batubara tetap berada dalam koridor hukum.

Proses verifikasi dokumen sebenarnya sudah dibuka sejak jauh hari untuk menghindari penumpukan antrean di akhir periode.

Data menunjukkan bahwa sebagian besar perusahaan yang terlambat merupakan pemegang izin skala menengah dan kecil di berbagai daerah.

Pemantauan ketat terus dilakukan agar target produksi nasional tetap terjaga tanpa mengesampingkan aspek legalitas formal.

Ferdi Tri Nor Cahyo

Ferdi Tri Nor Cahyo

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Indomobil Group Tanggapi Konversi Motor Listrik di Pasar Indonesia

Indomobil Group Tanggapi Konversi Motor Listrik di Pasar Indonesia

Jetour Ekspansi Mobil Listrik Indonesia Bawa Model T2 dan Dashing

Jetour Ekspansi Mobil Listrik Indonesia Bawa Model T2 dan Dashing

Cuaca Panas Ekstrem Percepat Degradasi Baterai Kendaraan Listrik

Cuaca Panas Ekstrem Percepat Degradasi Baterai Kendaraan Listrik

Harga Batu Bara Turun Usai Menguat 5 Hari Beruntun

Harga Batu Bara Turun Usai Menguat 5 Hari Beruntun

Yadea Uji Baterai Motor Listrik Hingga Jarak Tempuh 150 KM

Yadea Uji Baterai Motor Listrik Hingga Jarak Tempuh 150 KM