Laba Pertamina Geothermal Energy Tembus 137 Juta Dollar AS
- Sabtu, 25 April 2026
JAKARTA – Pencapaian laba Pertamina Geothermal Energy tembus 137 juta dollar AS menjadi bukti efisiensi operasional dan pertumbuhan sektor energi terbarukan di Indonesia.
Perolehan laba bersih tersebut menunjukkan performa finansial yang kian tangguh di tengah upaya global menekan emisi karbon melalui energi bersih.
"Laba Pertamina Geothermal Energy tembus 137 juta dollar AS ini merupakan hasil dari konsistensi kami dalam menjaga keandalan operasional di seluruh wilayah kerja panas bumi," ujar Julfi Hadi, Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, sebagaimana dilansir dari kompas.com, Jumat (24/4/2026).
Baca Juga
Julfi Hadi menilai keberhasilan ini tidak lepas dari kemampuan manajemen dalam melakukan mitigasi risiko keuangan dan peningkatan kapasitas produksi listrik secara berkelanjutan.
Pertumbuhan pendapatan perusahaan didukung oleh tingginya permintaan daya listrik ramah lingkungan dari sektor industri dan rumah tangga.
Angka 137.000.000 dollar AS tersebut sekaligus memberikan kepastian bagi para pemegang saham mengenai keberlanjutan bisnis energi hijau di masa depan.
Perusahaan terus fokus pada pengembangan infrastruktur baru untuk mengeksploitasi potensi geotermal yang masih melimpah di berbagai pelosok tanah air.
Efisiensi biaya pada level operasional berhasil ditekan sehingga margin keuntungan perusahaan tetap terjaga secara kompetitif.
Sejumlah analis pasar modal memprediksi bahwa performa gemilang ini akan terus berlanjut seiring dengan target pemerintah meningkatkan bauran energi baru terbarukan.
Capaian positif ini diharapkan mampu menarik minat investor global untuk memperkuat pendanaan dalam proyek-proyek strategis panas bumi berikutnya.
Ferdi Tri Nor Cahyo
idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Menekraf Sebut Aset Kripto Perkuat Komersialisasi Kekayaan Intelektual Ekraf
- Jumat, 10 April 2026












