Purbaya Dorong Optimalisasi Panas Bumi Guna Suplai Listrik Industri
- Sabtu, 25 April 2026
JAKARTA – Melalui langkah strategis Purbaya dorong optimalisasi panas bumi guna menjamin ketersediaan suplai listrik industri yang lebih stabil dan ramah lingkungan.
Potensi besar energi geotermal di Indonesia masih memerlukan akselerasi pemanfaatan agar dampaknya terasa langsung pada produktivitas sektor manufaktur.
"Optimalisasi panas bumi untuk sektor industri bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk mencapai target dekarbonisasi nasional," ujar Purbaya Yudhi Sadewa, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), sebagaimana dilansir dari tirto.id, Sabtu (25/4/2026).
Baca Juga
Purbaya Yudhi Sadewa menekankan bahwa ketersediaan energi yang berkelanjutan akan menjadi daya tarik utama bagi investor global untuk membangun basis produksi di tanah air.
Pengembangan infrastruktur energi hijau ini diyakini mampu menciptakan ekosistem industri yang lebih tangguh terhadap fluktuasi harga energi dunia.
Pemerintah terus mematangkan skema insentif guna menarik minat perusahaan swasta dalam menggarap wilayah kerja panas bumi yang masih perawan.
Integrasi antara sumber daya alam yang melimpah dengan kebutuhan teknologi tinggi menjadi fokus utama dalam peta jalan energi nasional 2026.
Beberapa kawasan industri di Jawa dan Sumatra diproyeksikan menjadi pionir dalam penerapan sistem kelistrikan berbasis geotermal secara penuh.
Transformasi ini tidak hanya berfokus pada kuantitas daya yang dihasilkan, tetapi juga pada aspek keberlanjutan lingkungan jangka panjang.
Kesiapan regulasi dan dukungan pendanaan menjadi faktor penentu agar visi kemandirian energi bersih ini dapat terealisasi sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Ferdi Tri Nor Cahyo
idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Menekraf Sebut Aset Kripto Perkuat Komersialisasi Kekayaan Intelektual Ekraf
- Jumat, 10 April 2026












