Kamis, 30 April 2026

Harga BBM Industri Naik dan Rupiah Melemah Butuh Insentif Sektor Rentan

Harga BBM Industri Naik dan Rupiah Melemah Butuh Insentif Sektor Rentan
Ilustrasi Harga BBM Industri Naik

JAKARTA – Lonjakan harga BBM industri naik yang dibarengi pelemahan rupiah memicu desakan agar pemerintah segera memberikan insentif khusus bagi sektor-sektor yang rentan.

Kondisi ekonomi saat ini memaksa pelaku usaha untuk menanggung beban operasional yang jauh lebih berat dari periode sebelumnya.

"Pemerintah perlu memberikan insentif bagi sektor-sektor yang rentan terhadap kenaikan biaya input seperti logistik dan manufaktur, agar tekanan harga tidak langsung dibebankan ke konsumen," ujar Ekonom Center of Reform on Economics (CORE), Yusuf Rendy Manilet, sebagaimana dilansir dari kontan.co.id, Jumat (24/4/2026).

Baca Juga

Jemaah Haji Mulai Kirim Oleh-oleh via Kargo untuk Hindari Overkapasitas

Yusuf Rendy Manilet berpendapat bahwa intervensi fiskal menjadi instrumen krusial untuk mencegah terjadinya perlambatan roda ekonomi di tingkat menengah.

Kenaikan biaya energi yang bersinggungan dengan kurs dolar AS dapat memicu efek domino pada harga barang jadi di pasar domestik.

Sektor logistik menjadi garda terdepan yang paling cepat merasakan dampak dari perubahan harga bahan bakar komersial tersebut.

"Jika kondisi ini terus berlanjut tanpa ada bantalan kebijakan, maka target pertumbuhan ekonomi nasional bisa terancam melambat di kuartal mendatang," tutur Yusuf Rendy Manilet, sebagaimana dilansir dari kontan.co.id, Jumat (24/4/2026).

Pemerintah diharapkan segera melakukan evaluasi terhadap skema perpajakan atau subsidi silang bagi industri yang padat karya.

Langkah ini penting untuk memastikan penyerapan tenaga kerja tetap stabil di tengah ketidakpastian kondisi moneter global.

Efisiensi internal perusahaan saja tidak akan cukup kuat untuk menahan hantaman kenaikan harga energi secara berkelanjutan.

Ferdi Tri Nor Cahyo

Ferdi Tri Nor Cahyo

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Indomobil Group Tanggapi Konversi Motor Listrik di Pasar Indonesia

Indomobil Group Tanggapi Konversi Motor Listrik di Pasar Indonesia

Jetour Ekspansi Mobil Listrik Indonesia Bawa Model T2 dan Dashing

Jetour Ekspansi Mobil Listrik Indonesia Bawa Model T2 dan Dashing

Cuaca Panas Ekstrem Percepat Degradasi Baterai Kendaraan Listrik

Cuaca Panas Ekstrem Percepat Degradasi Baterai Kendaraan Listrik

Harga Batu Bara Turun Usai Menguat 5 Hari Beruntun

Harga Batu Bara Turun Usai Menguat 5 Hari Beruntun

Yadea Uji Baterai Motor Listrik Hingga Jarak Tempuh 150 KM

Yadea Uji Baterai Motor Listrik Hingga Jarak Tempuh 150 KM