Rabu, 01 April 2026

Kemendikdasmen Gandeng Alumni LPDP Percepat Pemanfaatan IFP di Sekolah

Kemendikdasmen Gandeng Alumni LPDP Percepat Pemanfaatan IFP di Sekolah
Kemendikdasmen Gandeng Alumni LPDP Percepat Pemanfaatan IFP di Sekolah

JAKARTA - Upaya mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan terus diperkuat melalui berbagai pendekatan kolaboratif. 

Salah satu tantangan utama yang masih dihadapi adalah kesenjangan antara ketersediaan teknologi dengan pemanfaatannya dalam proses belajar mengajar, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah mulai menggerakkan sumber daya manusia terdidik agar dapat langsung terlibat dalam praktik di lapangan. Langkah ini tidak hanya bertujuan mempercepat digitalisasi, tetapi juga memastikan teknologi benar-benar berdampak pada kualitas pembelajaran.

Baca Juga

Update Harga Insta360 Ace Pro 2026, Kamera Aksi 8K Lensa Leica dan AI Pintar

Kolaborasi Kemendikdasmen dan Alumni LPDP

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mempercepat pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) di sekolah dengan menerjunkan 150 alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ke 150 sekolah dasar di wilayah 3T dan daerah khusus.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan program bertajuk Alumni Pejuang Digital tersebut diawali dengan pembekalan intensif selama 9 hari pada 29 Maret hingga 6 April 2026 di Jakarta.

“Kehadiran saudara sebagai peserta Program Pengabdian Alumni Pejuang Digital menjadi sangat penting untuk menjembatani kesenjangan antara teknologi dan praktik belajar. Teknologi tidak boleh berhenti sebagai alat. Ia harus menghadirkan pembelajaran yang mindful (berkesadaran), meaningful (bermakna) dan joyful (menggembirakan),” ujar Mendikdasmen Mu’ti di Jakarta, Selasa.

Pihaknya menilai masih ada satuan pendidikan yang belum memanfaatkan IFP secara optimal padahal digitalisasi pembelajaran merupakan amanat besar yang harus diwujudkan secara bersama-sama demi peningkatan kualitas pendidikan.

Fokus Penugasan di Sekolah Wilayah 3T

Selama tiga bulan penugasan, Mu'ti menjelaskan setiap alumni akan fokus di satu sekolah, membangun lingkungan belajar berbasis digital.

Pendampingan itu, lanjutnya, tidak hanya berlangsung di kelas, namun juga menyentuh aspek manajerial sekolah hingga pengimbasan ke sekolah lain di sekitarnya sehingga dampaknya meluas pada tingkat kecamatan hingga daerah.

Ia menyebutkan sebanyak 150 sekolah sasaran tersebar di empat kabupaten, yaitu Sumedang (Jawa Barat), Kupang (Nusa Tenggara Timur), Halmahera Utara (Maluku Utara), dan Merauke (Papua Selatan).

Sekolah-sekolah ini, kata dia, dipilih secara terukur, dengan mempertimbangkan wilayah 3T, ketersediaan perangkat digital, serta kebutuhan peningkatan literasi dan numerasi.

Pembekalan Intensif untuk Mendukung Adaptasi Lapangan

Sebelum terjun ke lapangan, lanjutnya, para peserta dibekali pelatihan intensif selama 9 hari dengan total 63 jam pelajaran.

Mu'ti menjelaskan materi yang diberikan tidak hanya teknis, namun juga mencakup pedagogi, literasi digital, komunikasi lintas budaya, hingga coaching bagi guru.

Pembekalan ini dirancang agar para alumni mampu beradaptasi dengan kondisi daerah sekaligus menjadi katalis perubahan di sekolah.

Dengan bekal tersebut, para peserta diharapkan tidak hanya mampu mengoperasikan teknologi, tetapi juga mengintegrasikannya dalam metode pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan siswa.

Mendorong Transformasi Pendidikan Berbasis Digital

Sebagai informasi, Program Alumni Pejuang Digital merupakan gerakan kolaboratif yang menghubungkan kebijakan nasional dengan praktik nyata di lapangan.

Para alumni membawa beragam latar belakang keilmuan dan pengalaman global untuk menjawab kebutuhan lokal pendidikan di Indonesia.

Melalui pendekatan ini, pemerintah berharap transformasi digital tidak berhenti pada penyediaan infrastruktur, tetapi juga menyentuh kualitas proses belajar mengajar secara menyeluruh.

Dengan keterlibatan langsung para alumni LPDP, pemanfaatan teknologi seperti Interactive Flat Panel diharapkan semakin optimal dan mampu meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di daerah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses dan sumber daya.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Peruri Raih Peringkat AAA, Perkuat Fundamental di Tengah Transformasi Digital

Peruri Raih Peringkat AAA, Perkuat Fundamental di Tengah Transformasi Digital

BKKBN: Aturan Pembatasan Medsos Dorong Anak Lebih Produktif dan Interaktif

BKKBN: Aturan Pembatasan Medsos Dorong Anak Lebih Produktif dan Interaktif

TKA SD-SMP Digelar April 2026, Partisipasi Peserta Capai Hampir 98 Persen

TKA SD-SMP Digelar April 2026, Partisipasi Peserta Capai Hampir 98 Persen

Aturan Baru Mendagri: PNS dan PPPK Pemda WFH Setiap Jumat Mulai April 2026

Aturan Baru Mendagri: PNS dan PPPK Pemda WFH Setiap Jumat Mulai April 2026

Kemenko PM Serap Aspirasi Perkuat Kebijakan Industri Gim Nasional Tanah Air

Kemenko PM Serap Aspirasi Perkuat Kebijakan Industri Gim Nasional Tanah Air