Sabtu, 07 Maret 2026

Rekomendasi Saham Hari Ini Jumat 6 Maret 2026 dan Proyeksi Pergerakan IHSG Jelang Akhir Pekan

Rekomendasi Saham Hari Ini Jumat 6 Maret 2026 dan Proyeksi Pergerakan IHSG Jelang Akhir Pekan
Rekomendasi Saham Hari Ini Jumat 6 Maret 2026 dan Proyeksi Pergerakan IHSG Jelang Akhir Pekan

JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan ini diperkirakan menghadapi potensi koreksi setelah mencatat penguatan pada perdagangan sebelumnya. 

Investor pun diingatkan untuk tetap mencermati dinamika pasar serta memilih saham yang dinilai memiliki peluang pergerakan menarik dalam jangka pendek.

Pada perdagangan Kamis, 5 Maret 2026, IHSG berhasil ditutup di zona hijau dengan kenaikan signifikan. Namun, sejumlah analis menilai kondisi tersebut tetap perlu diwaspadai karena secara teknikal masih membuka ruang terjadinya koreksi dalam waktu dekat.

Baca Juga

Minat Investasi Emas Meningkat, Nasabah Bullion Bank Tembus 5,7 Juta Orang

Di tengah kondisi tersebut, beberapa saham direkomendasikan untuk dicermati oleh investor. Rekomendasi ini didasarkan pada analisis teknikal yang mempertimbangkan pola pergerakan harga, volume transaksi, serta area support dan resistance.

IHSG Ditutup Menguat pada Perdagangan Sebelumnya

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup menguat sebesar 1,76% atau 133,47 poin menuju level 7.710,53 pada Kamis (5/3/2026). Kenaikan ini menunjukkan adanya minat beli yang cukup kuat di pasar saham domestik.

Penguatan tersebut juga tercermin dari meningkatnya volume transaksi yang mengiringi pergerakan indeks sepanjang sesi perdagangan. Kondisi ini menjadi salah satu indikator yang diperhatikan analis dalam membaca arah pergerakan pasar selanjutnya.

Meski demikian, penguatan tersebut tidak serta-merta membuat prospek IHSG sepenuhnya aman dari tekanan koreksi. Secara teknikal, beberapa indikator masih menunjukkan potensi adanya pergerakan turun sebelum kembali melanjutkan tren penguatan.

Tim analis MNC Sekuritas mencatat bahwa posisi IHSG saat ini berada pada fase tertentu dalam struktur gelombang teknikal. Hal ini menjadi dasar bagi analis untuk memproyeksikan kemungkinan arah pergerakan indeks dalam waktu dekat.

“Kami memperkirakan, posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave [y] dari wave 4 atau dari wave (2) pada label merah. Hal tersebut berarti, perlu dicermati area 7.140-7.391 sebagai area koreksi berikutnya,” paparnya dalam riset harian.

Rentang Pergerakan IHSG Hari Ini

Untuk perdagangan hari ini, Jumat (6/3/2026), IHSG diperkirakan akan bergerak dalam rentang area support dan resistance tertentu. Area ini menjadi acuan penting bagi pelaku pasar dalam menentukan strategi transaksi.

Support IHSG diperkirakan berada pada level 7.311 dan 7.391. Area ini dianggap sebagai batas bawah yang berpotensi menahan tekanan jual apabila terjadi koreksi.

Sementara itu, area resistance diproyeksikan berada di level 7.934 hingga 8.154. Apabila indeks mampu menembus level tersebut, peluang penguatan lanjutan dapat terbuka.

Investor biasanya menggunakan level support dan resistance sebagai pedoman dalam menentukan waktu masuk maupun keluar dari pasar. Dengan memperhatikan area tersebut, pelaku pasar dapat meminimalkan risiko sekaligus memaksimalkan potensi keuntungan.

Selain memantau pergerakan indeks, investor juga disarankan untuk mencermati sejumlah saham yang dinilai memiliki peluang pergerakan menarik berdasarkan analisis teknikal.

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Hari Ini

Beberapa saham yang masuk dalam daftar rekomendasi analis MNC Sekuritas pada perdagangan hari ini antara lain ARCI, CDIA, INCO, dan NICL. Masing-masing saham memiliki strategi transaksi yang berbeda, mulai dari speculative buy hingga buy on weakness.

ARCI direkomendasikan dengan strategi speculative buy. Saham ini tercatat menguat 0,85% ke level 1.785 meskipun masih didominasi tekanan jual.

“Selama ARCI masih mampu berada di atas 1,725 sebagai stoplossnya, maka posisi ARCI saat ini sedang berada di awal wave (v) dari wave [i] dari wave 5 pada label hitam.”

Level speculative buy untuk saham ini berada pada rentang 1.750 hingga 1.785 dengan target price di 1.935 dan 2.160. Sementara itu, batas stoploss berada di bawah 1.725.

Saham berikutnya adalah CDIA yang direkomendasikan dengan strategi buy on weakness. Saham ini ditutup pada level 895 meskipun masih didominasi tekanan jual.

“Kami memperkirakan, posisi CDIA saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (5) dari wave {C}.”

Area buy on weakness berada pada rentang 725 hingga 865 dengan target price 975 dan 1.245. Adapun stoploss ditetapkan di bawah level 690.

Saham Lain yang Perlu Dicermati Investor

Selain ARCI dan CDIA, saham INCO juga masuk dalam daftar rekomendasi dengan strategi speculative buy. Pada perdagangan sebelumnya, saham ini mengalami koreksi sebesar 2,32% ke level 6.325 dan masih berada dalam tekanan jual.

Meski demikian, analis menilai saham ini berpotensi mengalami pergerakan teknikal tertentu dalam waktu dekat.

“Kami perkirakan, posisi INCO saat ini sedang berada pada bagian dari wave [a] dari wave 2 pada label hitam.”

Area speculative buy untuk saham ini berada pada rentang 6.075 hingga 6.325. Target price diperkirakan berada di level 6.500 hingga 7.000, sementara stoploss berada di bawah level 5.950.

Saham terakhir yang direkomendasikan adalah NICL dengan strategi buy on weakness. Saham ini mencatat kenaikan cukup signifikan sebesar 8,72% ke level 1.060 dan didukung oleh meningkatnya volume pembelian.

“Selama NICL mampu berada di atas 955 sebagai stoplossnya, maka posisi NICL saat ini sedang berada di awal wave A dari wave (B).”

Pergerakan saham NICL menjadi salah satu yang menarik perhatian karena didukung oleh lonjakan volume transaksi. Hal ini sering kali menjadi sinyal awal adanya potensi kelanjutan tren kenaikan harga.

Bagi investor, memantau rekomendasi saham dari analis dapat menjadi referensi tambahan dalam menyusun strategi investasi. Namun demikian, keputusan transaksi tetap perlu mempertimbangkan profil risiko, kondisi pasar, serta tujuan investasi masing-masing.

Dengan mempertimbangkan berbagai faktor tersebut, pelaku pasar diharapkan dapat mengambil keputusan yang lebih bijak di tengah dinamika pergerakan IHSG yang masih berpotensi mengalami fluktuasi pada perdagangan hari ini.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Akulaku Finance Salurkan Pembiayaan Rp7,44 Triliun Sepanjang 2025, Tumbuh Signifikan

Akulaku Finance Salurkan Pembiayaan Rp7,44 Triliun Sepanjang 2025, Tumbuh Signifikan

Daftar Lengkap Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Jakarta untuk THR Lebaran 2026

Daftar Lengkap Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Jakarta untuk THR Lebaran 2026

Penyaluran Kredit BCA Januari 2026 Capai Rp948,95 Triliun, Tumbuh 6,26 Persen

Penyaluran Kredit BCA Januari 2026 Capai Rp948,95 Triliun, Tumbuh 6,26 Persen

Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Jumat, 6 Maret 2026

Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Jumat, 6 Maret 2026

Demutualisasi BEI Dikebut pada 2026, Ini Manfaat Besar bagi Investor dan Pasar Modal Indonesia

Demutualisasi BEI Dikebut pada 2026, Ini Manfaat Besar bagi Investor dan Pasar Modal Indonesia