Selasa, 03 Maret 2026

Saham Cisarua Mountain (CMRY) 2026: Prospek Cerah dan Rekomendasi Analis Terbaru

Saham Cisarua Mountain (CMRY) 2026: Prospek Cerah dan Rekomendasi Analis Terbaru
Saham Cisarua Mountain (CMRY) 2026: Prospek Cerah dan Rekomendasi Analis Terbaru

JAKARTA - Kinerja impresif PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) sepanjang 2025 menjadi fondasi kuat untuk menatap tahun 2026. 

Emiten produsen makanan dan minuman berbasis protein ini berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih yang signifikan, sekaligus memperkuat struktur keuangannya. Capaian tersebut mendorong optimisme analis bahwa prospek saham CMRY pada 2026 masih berada di jalur pertumbuhan yang berkelanjutan.

Sepanjang 2025, pendapatan CMRY meningkat 18,82% secara year on year (yoy) menjadi Rp 10,72 triliun, dibandingkan Rp 9,02 triliun pada 2024. Lonjakan ini berjalan seiring dengan peningkatan laba bersih yang tumbuh lebih tinggi.

Baca Juga

Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Menguat Hari Ini 3 Maret 2026, Ini Daftarnya

Laba bersih CMRY tercatat mencapai Rp 2,03 triliun pada 2025, naik 33,8% yoy dari Rp 1,51 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan laba yang lebih agresif dibanding pendapatan mencerminkan efisiensi operasional dan komposisi penjualan yang semakin optimal.

Kontribusi Segmen Dairy dan Consumer Foods

Kinerja positif tersebut didorong oleh peningkatan kontribusi penjualan dari dua segmen utama, yakni produk olahan susu (dairy) dan makanan konsumsi (consumer foods).

Segmen produk olahan susu membukukan penjualan sebesar Rp 4,07 triliun. Sementara itu, segmen makanan konsumsi mencatatkan penjualan lebih besar, yakni Rp 6,65 triliun. Komposisi ini menunjukkan bahwa lini consumer foods menjadi kontributor dominan terhadap total pendapatan perusahaan.

Direktur Utama Cimory Grup Farell Sutantio menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari strategi berkelanjutan yang dijalankan perusahaan.

"Kinerja tahun ini menunjukkan bahwa perusahaan fokus dalam keberlanjutan pertumbuhan yang kuat dan kepemimpinan dalam bidang inovasi produk melalui peluncuran berbagai produk makanan dan minuman premium berbasis protein bagi masyarakat Indonesia,” jelas Farell dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sepanjang 2025, CMRY memperkuat inovasi produk, memperluas saluran distribusi, serta mengembangkan pasar ekspor. Upaya tersebut turut ditopang peningkatan efisiensi operasional, sehingga mampu menjaga margin dan mendongkrak laba bersih.

Struktur Keuangan Semakin Kokoh

Selain mencatatkan pertumbuhan kinerja, CMRY juga menunjukkan penguatan dari sisi neraca keuangan. Total aset perusahaan meningkat menjadi Rp 8,74 triliun pada 2025, dibandingkan Rp 8,19 triliun pada 2024.

Aset tersebut terdiri dari aset lancar sebesar Rp 4,19 triliun dan aset non lancar sebesar Rp 4,55 triliun. Peningkatan aset mencerminkan ekspansi usaha yang tetap terkendali dan didukung likuiditas memadai.

Di sisi liabilitas, jumlah kewajiban CMRY tercatat sebesar Rp 1,96 triliun pada 2025. Angka ini terdiri dari liabilitas jangka pendek Rp 1,88 triliun dan liabilitas jangka panjang Rp 74,14 miliar. Dengan total ekuitas mencapai Rp 6,78 triliun, struktur permodalan perusahaan tergolong solid dan relatif konservatif.

Kekuatan fundamental juga terlihat dari arus kas. CMRY berhasil mencatatkan arus kas bersih dari aktivitas operasi sebesar Rp 1,91 triliun pada 2025, naik 10,32% yoy dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini terutama ditopang oleh kenaikan penerimaan kas dari pelanggan sebesar 17,56% yoy menjadi Rp 10,58 triliun.

Dengan posisi kas dan setara kas sebesar Rp 947,92 miliar pada 2025, perusahaan memiliki fleksibilitas keuangan yang cukup untuk mendukung ekspansi bisnis di tahun berikutnya.

Prospek Pertumbuhan CMRY di 2026

Memasuki 2026, prospek CMRY dinilai tetap menjanjikan. Analis Fundamental BRI Danareksa Sekuritas Abida Massi Armand melihat pertumbuhan laba dan penjualan berpotensi berlanjut secara berkesinambungan.

"Segmen makanan konsumsi diprediksi menjadi penopang utama, didorong peluncuran produk baru dan ekspansi distribusi, sementara lini olahan susu premium tetap stabil, memberikan dasar pertumbuhan yang konsisten sepanjang tahun," kata Abida.

Segmen consumer foods diperkirakan tetap menjadi motor utama, seiring inovasi produk dan penetrasi pasar yang lebih luas. Di sisi lain, lini dairy premium tetap memberikan kontribusi stabil yang menjaga kesinambungan pendapatan.

Dengan karakter produk yang menyasar segmen konsumen premium dan berbasis protein, CMRY dinilai memiliki daya saing yang kuat di tengah tren gaya hidup sehat dan peningkatan konsumsi produk bernilai tambah.

Rekomendasi dan Target Harga Saham CMRY

Dari sisi investasi, Abida menilai saham CMRY menarik bagi investor yang mengutamakan fundamental kuat di sektor konsumer premium. Ia merekomendasikan pelaku pasar untuk mencermati saham CMRY dengan target harga Rp 500 per saham.

Target harga tersebut dinilai mencerminkan valuasi yang wajar dengan mempertimbangkan prospek pertumbuhan pendapatan yang solid. Meski demikian, investor tetap disarankan memperhatikan timing masuk dan disiplin dalam manajemen risiko, mengingat volatilitas pasar yang dapat memengaruhi pergerakan harga saham.

Dengan kombinasi pertumbuhan pendapatan dua digit, peningkatan laba bersih yang signifikan, struktur keuangan yang sehat, serta prospek ekspansi berkelanjutan, CMRY memasuki 2026 dalam posisi yang relatif kuat. Tantangan eksternal tentu tetap ada, namun fundamental yang kokoh menjadi modal utama perusahaan untuk menjaga momentum pertumbuhan di tahun mendatang.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

idxcarbon adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini, Analis Rekomendasikan Tiga Saham Potensial

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini, Analis Rekomendasikan Tiga Saham Potensial

Harga Perak Hari Ini 3 Maret 2026 Anjlok Rp2.900, Kini Bertahan di Rp56.200 per Gram

Harga Perak Hari Ini 3 Maret 2026 Anjlok Rp2.900, Kini Bertahan di Rp56.200 per Gram

BPJPH Dorong Akselerasi Industri Halal Nasional pada 2026, Target Lebih Global

BPJPH Dorong Akselerasi Industri Halal Nasional pada 2026, Target Lebih Global

Jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026, BI Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Harga Pangan

Jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026, BI Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Harga Pangan

Jelang Lebaran 2026 dan Gejolak Global, BI Perkuat Stabilitas Inflasi dan Sistem Keuangan

Jelang Lebaran 2026 dan Gejolak Global, BI Perkuat Stabilitas Inflasi dan Sistem Keuangan